Terbongkar, Sindikat Minyak Palsu Vietnam Raup Rp50 Miliar
- 27 Jun 2025 16:08 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Otoritas hukum di Vietnam membongkar sindikat praktik pemalsuan minyak goreng, Kamis (26/6/2025) waktu setempat. Dalam tiga tahun terakhir, sindikat ini meraup pendapatan sekitar 8,2 triliun dong atau setara Rp50 miliar dari penjualan minyak merk Ofood.
Dikutip dari SCMP, pelaku menyasar celah harga dengan menjual minyak pakan ternak sebagai minyak konsumsi. Margin keuntungan yang mencapai 17 persen menjadi motif utama, ditambah keuntungan dari penghindaran pajak karena minyak pakan tidak dikenai PPN.
Untuk menyamarkan aktivitasnya, sindikat menggunakan pipa bawah tanah untuk menyalurkan minyak dari tangki ke wadah bertanda konsumsi manusia. Mereka juga mencantumkan klaim bahwa minyak tersebut diperkaya vitamin A, yang kemudian terbukti palsu dalam uji laboratorium.
Otoritas Vietnam kini mengimbau seluruh pelaku usaha makanan agar mewajibkan pemasok menunjukkan asal-usul bahan baku.
"Usaha yang kedapatan memakai bahan non-konsumsi untuk makanan akan menghadapi sanksi hukum berat," tegas pernyataan resmi.
Kasus ini menuai kemarahan publik yang meluas. “Apa masih ada yang asli sekarang? Rumah sakit penuh, orang bingung harus makan apa,” tulis seorang warga di kanal TBL News, dikutip dari SCMP.
Sejumlah komentar bahkan menyebut para pelaku layak dijerat dengan pasal pembunuhan massal. Skandal ini menjadi bagian dari rangkaian panjang kasus pangan palsu di Vietnam dalam beberapa bulan terakhir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....