Hijabersmom Suarakan Solidaritas Palestina Lewat Koleksi dan Desain
- 08 Jun 2025 18:56 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Bagi Irna Mutiara, Ketua Hijabersmom Indonesia, mode bukan sebatas koleksi, tetapi memiliki kemampuan sebagai pendekatan diplomasi (soft diplomacy) bagi lingkungan terjauh seorang desainer. Salah satunya keprihatinan terhadap kondisi negara Palestina yang menunjukan solidaritas.
Mengikuti mode menjadi konsentrasi dan menjadi alasan berkumpulnya desainer Busana Muslim. walaupun tinggal di Indonesia, namun keprihatinan terhadap kondisi Palestina sering menjadi tema dari desain terbaru desainer.
“HmC menanggapinya dengan tidak menyuruh mengangkat senjata. Kita punya soft diplomacy melalui mode atau fesyen, pakaian,” kata Irna Mutiara di tengah Press Conference Lombok Sharia Festival 2025, Sabtu (7/6/2025) di Mataram.
Irna mengatakan, desainer yang tergabung di HmC pernah membuat kerudung bertema Palestina. Begitu juga hijab bertema Palestina.
Tema-tema Palestina bagi HmC dibuat jauh sebelum konflik Palestina dengan Israel bergejolak. Pembuatan aksesoris kemudian disumbangkan kepada perwakilan masyarakat Palestina di Indonesia.
Tidak sebatas keprihatinan terhadap perang, momen kepedulian HmC juga ditujukan bagi korban bencana alam. Melalui jiwa kerelaan yang dibangun, anggoota HmC mampu mengubah pandangan bahwa bisnis yang tidak selalu identik menumpuk kekayaan pribadi.
“Tetapi, di balik itu ada kesukarelaan yang dibangun oleh ibu rumah tangga, dan ibu yang berprofesi sebagai pengusaha, dan tergabung di HmC,” kata Irna.
HmC belum lama ini telah menemui Anis Matta, Wakil Menteri Luar Negeri RI. HmC meminta dukungan Kementerian Luar Negeri untuk pembuatan Busana Muslim yang diplomatis. Ditujukan bagi keprihatinan terhadap negara-negara dalam konflik. Respon pemerintah yang timbul tentu memiliki alasan. Oleh karena HmC memiliki 33 cabang komunitas di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....