Polisi Afrika Selatan Tembak Mati Tersangka Pembunuh Mahasiswi

  • 31 Mei 2025 14:10 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Polisi Afrika Selatan menembak mati tersangka utama pembunuhan mahasiswi Universitas Johannesburg, Olorato Mongale. Penembakan terjadi saat baku tembak di sebuah kompleks permukiman di kota pesisir Amanzimtoti, Jumat dini hari (30/5/2025).

Tersangka belum diungkap identitasnya secara resmi oleh polisi. Ia melepaskan tembakan saat hendak ditangkap, memaksa petugas membalas hingga tersangka tewas di tempat.

Komisioner Polisi Regional, Nhlanhla Mkhwanazi, menyebut tersangka membawa 28 kartu identitas dan 12 telepon genggam. Temuan ini memperkuat dugaan keterlibatannya dalam jaringan kriminal.

"Ini kelegaan bagi keluarga. Keadilan untuk Olorato datang bahkan sebelum kami memakamkannya," kata juru bicara keluarga Mongale, Chriselda Kananda dikutip dari BBC.

Polisi masih memburu dua tersangka lain dalam kasus ini. Mereka adalah Philangenkosi Sibongokuhle Makhanya dan Bongani Mthimkhulu.

Keduanya sempat ditahan bulan lalu atas kasus penculikan dan perampokan terhadap perempuan lain di KwaZulu-Natal. Namun, keduanya dibebaskan dengan jaminan.

Polisi menduga para tersangka bagian dari sindikat kriminal yang menargetkan perempuan di pusat perbelanjaan. Modus mereka adalah mengajak korban berkencan, lalu merampok.

Jasad Mongale ditemukan di Johannesburg pada Minggu (25/5/2025), sekitar dua jam setelah dilaporkan hilang. Ia terakhir terlihat saat pergi berkencan dengan pria yang baru dikenalnya di pusat perbelanjaan.

Pembunuhan Mongale memicu kembali kemarahan publik atas kekerasan terhadap perempuan. Afrika Selatan dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat femisida tertinggi di dunia.

Menteri Kepolisian, Senzo Mchunu, mengecam pembunuhan Mongale sebagai tindakan tidak manusiawi. Ia menyerukan kepada seluruh pria: "Tolong, hentikan membunuh perempuan."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....