Sidang Koroner Ungkap Tragedi Penusukan Bondi Junction, Australia
- 31 Mei 2025 13:57 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Sidang koroner atas tragedi penusukan massal di Westfield Bondi Junction resmi ditutup Sabtu (31/5/2025). Selama lima pekan sidang digelar untuk menggali akar penyebab kegagalan sistem keamanan dalam mencegah serangan brutal itu.
Dikutip dari BBC, Pengadilan Koroner Negara Bagian New South Wales memeriksa kronologi, kondisi pelaku, hingga tanggapan lembaga terkait. Tujuan utama sidang adalah mencari tahu bagaimana pria dengan gangguan jiwa berat bisa membunuh enam orang di tempat umum.
Pelaku Joel Cauchi, 40 tahun, diketahui memiliki sejarah panjang gangguan kejiwaan. Namun ia tetap bebas berkeliaran dan membawa pisau ke pusat perbelanjaan yang ramai pengunjung.
Dalam serangan 13 April 2024 lalu, Cauchi menikam mati enam orang dalam waktu lima menit. Sepuluh korban lainnya mengalami luka-luka, termasuk seorang bayi berusia sembilan bulan.
Aksi brutal ini baru berhenti setelah polisi wanita Amy Scott menembak mati pelaku di lokasi kejadian. Ia tiba sekitar satu menit setelah panggilan darurat diterima.
Selama sidang, para dokter, polisi, korban selamat, dan keluarga korban memberikan kesaksian. Bukti-bukti menunjukkan adanya celah dalam pemantauan kesehatan mental pelaku.
Elizabeth Young, ibu dari korban bernama Jade Young, menyalahkan kegagalan sistemik atas kematian anaknya.
"Banyak pihak lalai, dan itu mengakibatkan putri saya terbunuh," ujarnya dalam persidangan.
Ia menyebut sidang ini sebagai kesempatan terakhir bagi negara memperbaiki sistem yang cacat. Menurutnya, tragedi ini bisa dicegah jika Cauchi mendapat penanganan yang layak.
Keterangan serupa disampaikan keluarga korban lainnya, yang menuntut tanggung jawab negara. Mereka berharap hasil sidang tidak sekadar arsip, tapi menjadi pijakan perubahan nyata.
Koroner dijadwalkan merilis rekomendasi resmi dalam beberapa minggu ke depan. Termasuk di antaranya soal perbaikan sistem peringatan dini dan penanganan pasien gangguan jiwa berisiko tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....