Meksiko Ekstradisi 29 Anggota Kartel ke Amerika Serikat

  • 28 Feb 2025 17:14 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Pemerintah Meksiko mengekstradisi 29 tersangka anggota kartel narkoba ke Amerika Serikat. Langkah ini menjadi salah satu pemindahan tahanan terbesar dalam sejarah Meksiko.

Di antara mereka terdapat Rafael Caro Quintero, gembong narkoba yang diburu AS selama puluhan tahun. Ia diduga terlibat dalam penculikan dan pembunuhan agen DEA Enrique ‘Kiki’ Camarena pada 1985.

Dikutip dari BBC, ekstradisi ini terjadi di tengah tekanan dari Presiden AS Donald Trump. Sebelumnya, Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor terhadap Meksiko karena dinilai gagal mengatasi perdagangan narkoba dan migrasi ilegal.

"Kartel adalah kelompok teroris, dan Departemen Kehakiman ini berkomitmen untuk menghancurkan mereka," ujar Jaksa Agung AS, Pam Bondi.

Selain Caro Quintero, dua pemimpin Kartel Zetas, Miguel Angel Treviño dan Omar Treviño, juga diekstradisi. Mereka ditangkap atas berbagai kejahatan, termasuk penyelundupan narkoba, pemerasan, dan pembunuhan.

Penjabat Administrator DEA Derek Maltz menyebut ekstradisi ini sebagai kemenangan bagi keluarga Camarena. "Hari ini mengirim pesan kepada semua pemimpin kartel: Anda akan dimintai pertanggungjawaban," katanya.

Kepolisian di Webb County, Texas, meminta warga AS untuk berhati-hati. Masyarakat diimbau agar tidak bepergian ke Meksiko karena risiko aksi balasan dari kartel.

Caro Quintero diperkirakan segera menjalani sidang di pengadilan New York. Proses hukumnya akan menjadi salah satu yang paling disorot dalam perang AS melawan narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....