Kanselir Austria Karl Nehammer Mundur Setelah Gagal Bentuk Koalisi

  • 06 Jan 2025 07:36 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Kanselir Austria, Karl Nehammer, mengumumkan pengunduran dirinya setelah upaya membentuk pemerintahan koalisi tanpa Partai Kebebasan Austria (FPO) gagal total. Pengumuman itu disampaikan setelah negosiasi dengan Partai Sosial Demokrat (SPO) berakhir tanpa kesepakatan.

"Saya akan mundur sebagai kanselir dan pemimpin Partai Rakyat (OVP) dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan transisi berjalan lancar," ujar Nehammer dikutip dari Reuters, Senin (6/1/2025).

Partai liberal Neos lebih dulu keluar dari pembicaraan sehari sebelumnya, menyalahkan OVP dan SPO karena tidak berani mengambil langkah tegas. Gagalnya pembentukan koalisi ini menunjukkan betapa sulitnya membangun pemerintahan stabil di tengah meningkatnya pengaruh partai sayap kanan di Eropa.

FPO, yang memenangkan pemilu September dengan 29% suara, sebenarnya membutuhkan mitra koalisi untuk memerintah. Namun, Nehammer menolak bekerja sama dengan pemimpin FPO, Herbert Kickl, yang disebutnya "terlalu penuh teori konspirasi."

Dengan mundurnya Nehammer, dua kemungkinan yang tersisa adalah memberi mandat kepada Kickl untuk membentuk pemerintahan atau menggelar pemilu ulang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....