Tesla Alami Penurunan Penjualan Terburuk Pada 2024

  • 03 Jan 2025 10:05 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Tesla mencatatkan penurunan penjualan tahunan pertama dalam lebih dari satu dekade pada 2024. Hubungan dekat Elon Musk dengan Donald Trump disebut-sebut akan mempermudah regulasi kendaraan listrik dan mendorong optimisme investor.

Penjualan global kendaraan Tesla naik 2,3% pada kuartal terakhir 2024 berkat promosi seperti pembiayaan 0%, pengisian daya gratis, dan sewa murah. Total penjualan tahunan turun 1,1% menjadi 1,79 juta unit dibandingkan 1,81 juta unit pada 2023.

Dikutip dari Associated Press, penurunan ini menjadi yang pertama sejak 2011, saat Tesla hanya menjual 1.129 kendaraan, turun dari 1.306 unit pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, persaingan semakin ketat dari produsen kendaraan listrik (EV) di Cina, Eropa, dan AS, yang menawarkan lebih banyak pilihan kepada konsumen.

Para analis menilai Tesla membutuhkan model baru dengan harga lebih terjangkau untuk menarik pembeli dari segmen pasar yang lebih luas. Model baru seperti versi hemat Model Y dengan harga sekitar $35.000 diperkirakan bisa membantu memenuhi target pertumbuhan tahunan perusahaan.

"Jika perusahaan (Tesla) ingin terus meningkat, mereka perlu mengembangkan model dan ukuran mobil baru dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Jeff Schuster, wakil presiden riset otomotif dari Global Data.

Di tengah tekanan ini, Tesla tetap memimpin pasar kendaraan listrik global, meskipun harus bersaing ketat dengan BYD asal Cina. BYD melaporkan peningkatan penjualan 41% pada 2024, dengan total 1,77 juta unit, sedikit di bawah Tesla.

Industri kendaraan listrik secara global masih tumbuh, tetapi laju pertumbuhan di AS melambat menjadi hanya 7,2% pada sembilan bulan pertama 2024. Meski demikian, Tesla tetap memecahkan rekor kuartalan dengan menjual 495.570 unit pada akhir tahun, sebagian besar dari Model 3 dan Model Y yang lebih terjangkau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....