Bantuan APAR Perkuat Antisipasi Kebakaran di Kampung Adat Ende

  • 02 Okt 2026 18:28 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memperkuat upaya pencegahan kebakaran di Kampung Adat Ende, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, dengan memberikan bantuan alat pemadam api ringan (APAR) kepada masyarakat.

Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, mengatakan bantuan APAR tersebut menjadi bagian penting dari upaya mitigasi, mengingat karakter bangunan di kawasan kampung adat memiliki potensi kerawanan kebakaran.

“Alat itu sangat bermanfaat untuk antisipasi. Walaupun jumlahnya masih terbatas, pendistribusiannya nanti akan menentukan mana aktivitas masyarakat yang lebih rawan dan bagaimana penyimpanannya,” kata Nursiah, Jumat 2 Oktober 2026.

Menurutnya, bantuan APAR tidak hanya sebatas penyerahan peralatan. Masyarakat juga telah diberikan pelatihan mengenai cara penggunaannya agar dapat mengambil tindakan awal ketika terjadi kebakaran.

Nursiah menyebut, sebanyak delapan APAR telah diberikan kepada masyarakat Kampung Adat Ende. Ke depan, penempatan alat tersebut perlu diatur oleh pengelola agar mudah dijangkau saat dibutuhkan.

“Waktu pemberian itu sudah diberikan cara-cara penggunaannya. Tinggal bagaimana pengelola menentukan lokasinya, apakah dibuat tempat khusus atau ditempatkan di rumah-rumah,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan APAR menjadi semakin penting karena Kampung Adat Ende merupakan kawasan permukiman sekaligus destinasi wisata. Material bangunan tradisional yang digunakan di kawasan tersebut juga memiliki karakter yang mudah terbakar.

“Dengan bahan bangunannya itu banyak, menjadi faktor yang menyebabkan kerawanan. Karena itu tingkat kerawanannya memang khusus dan mitigasinya juga harus khusus,” katanya.

Selain bantuan APAR, Pemkab Lombok Tengah mendorong pengelola dan warga membentuk kelompok yang memiliki kemampuan dasar penanganan kebakaran. Pelatihan dan kesiapsiagaan dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar bantuan peralatan benar-benar efektif saat terjadi keadaan darurat.

Nursiah berharap bantuan APAR tersebut menjadi langkah awal untuk membangun sistem mitigasi kebakaran yang lebih kuat di Kampung Adat Ende, sekaligus melindungi masyarakat, rumah adat, dan aktivitas wisata di kawasan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....