Dorong Nilai Tambah Jagung, Pemda KLU Salurkan Bantuan Peralatan untuk IKM
- 30 Jun 2026 07:11 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terus mendorong pengembangan industri berbasis potensi lokal melalui penguatan sektor Industri Kecil Menengah (IKM). Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyalurkan bantuan peralatan pengolahan jagung kepada kelompok IKM sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memperkuat hilirisasi produk lokal.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Lombok Utara, H. Haris Nurdin, S.Sos., di Aula Diskoperindag Lombok Utara, Jumat 26 Juni 2026.
Program bantuan yang diinisiasi Bidang Perindustrian Diskoperindag tersebut diperuntukkan bagi kelompok IKM pengolah jagung di sejumlah wilayah sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kapasitas usaha berbasis komoditas unggulan daerah.
Kepala Diskoperindag Lombok Utara, H. Haris Nurdin, mengatakan sebelum menerima bantuan, para pelaku IKM telah dibekali pelatihan teknis pengolahan jagung agar mampu mengoperasikan peralatan sekaligus menghasilkan produk yang memiliki daya saing.
Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam tiga kelompok. Mereka berasal dari Kecamatan Bayan, Kecamatan Gangga, dan Kecamatan Pemenang dengan masing-masing kelompok beranggotakan 10 orang.
"Semoga pelatihan serta fasilitas yang kami berikan dapat memberikan manfaat nyata, mengingat bantuan ini bersumber dari APBD," ujar Haris.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan penyediaan sarana produksi agar pelaku IKM mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen terus memperkuat sektor industri kecil sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Ia berharap bantuan peralatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas, kualitas produk, serta pendapatan para pelaku usaha.
"Semoga peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal. Saya bersama Diskoperindag akan melakukan evaluasi berkala, memantau efektivitas dari pelatihan dan bantuan alat ini," katanya.
Menurut Kusmalahadi, pengembangan industri pengolahan hasil pertanian menjadi bagian penting dalam menciptakan nilai tambah komoditas lokal, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat perekonomian masyarakat Lombok Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....