Legislatif Dorong PAD Loteng Tembus Rp900 Miliar, Pemda Akui Butuh Kerja Keras
- 30 Apr 2026 15:55 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Kalangan legislatif mendorong Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp900 miliar pada 2026. Target tersebut dinilai realistis jika melihat tren kenaikan PAD dalam beberapa tahun terakhir.
Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah, Ahmad Syamsul Hadi, menyebut angka Rp900 miliar merujuk pada tren positif PAD yang terus meningkat, dari Rp388 miliar, kemudian naik menjadi Rp423 miliar, hingga saat ini berada di kisaran Rp523 miliar.
Menanggapi dorongan tersebut, Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, menyatakan bahwa untuk mencapai angka Rp900 miliar diperlukan upaya maksimal dari seluruh perangkat daerah.
Ia menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah memetakan potensi riil daerah serta mengevaluasi kondisi dan kapasitas pengelolaan yang ada saat ini. Dari situ, pemerintah daerah akan menentukan strategi teknis yang tepat untuk mengoptimalkan sumber-sumber PAD.
Menurutnya, saat ini sudah terdapat data terkait potensi PAD, termasuk tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi. Namun, diakui masih ada sektor yang pembayarannya belum optimal. Karena itu, ke depan pemda akan memperkuat penagihan serta meningkatkan kesadaran wajib pajak.
Selain itu, penertiban terhadap objek pajak dan retribusi juga akan dimaksimalkan. Pihaknya turut menyoroti sejumlah potensi yang kontribusinya masih rendah atau bermasalah, untuk kemudian dievaluasi apakah pengelolaannya sudah berjalan efektif.
“PAD kita saat ini masih di angka sekitar Rp500 miliar, sehingga untuk mencapai target Rp900 miliar tentu membutuhkan kerja keras dan pembenahan di berbagai sektor,” ujarnya.
Dirinya berharap dengan penguatan manajemen, peningkatan kepatuhan, serta optimalisasi potensi yang ada, target ambisius tersebut dapat dikejar secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....