Disperindag Loteng Ajukan Tambahan 300 Liter Minyak Kita, Tekan Lonjakan Harga

  • 15 Apr 2026 13:55 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lombok Tengah mengajukan tambahan pasokan sebanyak 300 liter minyak goreng bersubsidi merek Minyak Kita kepada Bulog. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan lonjakan harga minyak goreng yang belakangan naik cukup drastis di pasaran.

Kepala Disperindag Loteng Lalu Setiawan menjelaskan, tambahan stok tersebut nantinya akan didistribusikan melalui kios inflasi yang berada di Pasar Renteng, Praya. Kios ini berfungsi sebagai titik suplai utama bagi para pedagang pengecer maupun pembeli yang membutuhkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

“Dengan adanya penambahan stok ini, diharapkan para pedagang bisa kembali mendapatkan pasokan yang cukup. Jika distribusi berjalan lancar, harga minyak goreng secara bertahap akan kembali normal,” ujarnya Selasa 14 April 2026.

Selain penambahan stok, Disperindag juga memastikan akan terus melakukan pengawasan intensif di lapangan. Pemantauan dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah lonjakan yang terlalu tinggi sehingga tidak memberatkan masyarakat.

Terkait penyebab kenaikan harga, Disperindag menyebutkan hal tersebut murni dipicu oleh meningkatnya permintaan dari konsumen. Kondisi ini membuat mekanisme pasar bekerja, di mana harga ikut terdorong naik seiring tingginya kebutuhan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga minyak goreng yang sebelumnya berada di kisaran Rp18 ribu per liter kini melonjak menjadi Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per liter. Sementara itu, minyak goreng bersubsidi Minyak Kita masih berada di angka sekitar Rp15.700 per liter.

Kenaikan harga ini dikeluhkan oleh masyarakat karena dinilai cukup memberatkan. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar harga kebutuhan pokok tersebut kembali stabil dan terjangkau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....