Sektor Riil Minim Investasi, Pemkab Lombok Tengah, Dorong OPD Lebih Inovatif
- 15 Apr 2026 13:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Lombok Tengah dinilai masih minim sentuhan investasi, meskipun memiliki potensi besar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Komoditas seperti rumput laut, udang vaname, tembakau, hingga garam menjadi sektor riil unggulan yang selama ini menopang ekonomi lokal, namun belum mendapat perhatian optimal dari investor.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan sektor pariwisata yang justru mengalami lonjakan investasi signifikan, terutama di kawasan Mandalika yang terus berkembang pesat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Lombok Tengah, M. Nursiah, menegaskan bahwa pengembangan sektor riil telah menjadi bagian penting dalam visi dan misi pemerintah daerah. Komitmen itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai arah kebijakan pembangunan ke depan.
Menurutnya, potensi sektor riil di Lombok Tengah sangat besar, mencakup pertanian, perikanan budidaya, hingga peternakan. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk lebih maksimal dalam mengembangkan potensi tersebut, khususnya melalui pembinaan terhadap pelaku usaha lokal.
“Potensi kita besar, tinggal bagaimana OPD bisa lebih aktif membina dan mendorong pelaku usaha agar berkembang dan menarik minat investasi,” ujarnya Rabu 15 April 2026.
Nursiah juga menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk tidak bekerja. Justru, kondisi tersebut harus menjadi tantangan bagi OPD untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mencari solusi, termasuk dalam menggaet investor ke sektor riil.
Ke depan, pemerintah daerah berharap keseimbangan investasi antara sektor pariwisata dan sektor riil dapat tercapai, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada satu sektor, tetapi juga merata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....