Wabup Kus Dorong Terobosan Program untuk Hadapi Tantangan KLA
- 12 Apr 2026 21:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, menegaskan bahwa inovasi menjadi faktor utama dalam mendorong peningkatan kualitas Kabupaten Layak Anak (KLA) di daerah tersebut. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Gugus Tugas KLA Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Rabu 8 April 2026.
Dalam arahannya, Kusmalahadi menekankan bahwa tanpa adanya terobosan baru, program KLA berpotensi berjalan stagnan.
“Kalau kita tidak berinovasi, maka perjalanan kita akan begitu-begitu saja. Ketika predikat meningkat, tantangan juga ikut naik,” ujar Kusmalahadi.
Sebagai Ketua Gugus Tugas KLA, ia mengingatkan bahwa peningkatan predikat tidak hanya bergantung pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada kualitas implementasi program di lapangan. Menurutnya, setiap perangkat daerah harus mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi pemenuhan hak anak.
Kusmalahadi juga mengapresiasi kinerja seluruh anggota gugus tugas yang telah berkontribusi dalam capaian KLA tahun sebelumnya. Namun ia menegaskan, capaian tersebut harus dijadikan pijakan untuk meraih hasil yang lebih tinggi.
“Dengan fokus, disiplin, dan komitmen yang kuat, saya yakin kita bisa meningkatkan predikat KLA tahun ini,” katanya.
Selain inovasi, ia menyoroti pentingnya data sebagai dasar penilaian. Ia menyebut data yang akurat dan valid menjadi salah satu indikator utama dalam evaluasi KLA secara nasional.
Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi oleh Badan Pusat Statistik di Kabupaten Lombok Utara.
“Saya berharap semua pihak bisa mendukung kegiatan sensus ini, karena data yang dihasilkan juga akan berdampak pada peningkatan predikat KLA kita,” ujarnya.
Kusmalahadi tidak menampik bahwa pelaksanaan program di lapangan seringkali menghadapi berbagai kendala. Namun ia menilai, tantangan tersebut dapat diatasi melalui kerja sama dan sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan program KLA berjalan efektif dan berkelanjutan.
Di akhir pernyataannya, ia berharap rapat koordinasi ini mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Lombok Utara sebagai Kabupaten Layak Anak yang lebih baik dan berdaya saing pada tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....