Satpol PP KLU Siagakan 80 Personel Amankan Lebaran Topat di Destinasi Wisata
- 31 Mar 2026 07:27 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Lonjakan aktivitas masyarakat saat perayaan Lebaran Topat di Kabupaten Lombok Utara diprediksi meningkat signifikan tahun ini, mendorong aparat memperkuat strategi pengamanan di sejumlah titik keramaian, khususnya kawasan pesisir yang menjadi pusat perayaan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Utara, Totok Surya Saputra, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 80 personel yang akan disebar di sejumlah lokasi strategis guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
“Pengamanan difokuskan di titik-titik yang menjadi pusat aktivitas warga, khususnya di sepanjang garis pantai, mulai dari Malaka hingga Pelabuhan Carik Bayan,” ujarnya, Kamis 26 Maret 2026.
Menurut Totok, perayaan Lebaran Topat bukan hanya menjadi tradisi budaya masyarakat Sasak, tetapi juga momentum yang berpotensi memicu lonjakan pengunjung, baik dari dalam daerah maupun wisatawan luar. Kondisi ini dinilai membutuhkan pola pengamanan yang lebih terukur dan adaptif.
Ia menjelaskan, kawasan pesisir menjadi prioritas utama karena setiap tahunnya dipadati masyarakat yang merayakan tradisi tersebut dengan berbagai aktivitas, mulai dari rekreasi keluarga hingga hiburan rakyat.
Selain itu, pengamanan juga diperketat di lokasi yang menghadirkan hiburan musik. Kegiatan konser yang menampilkan artis lokal seperti Erni diperkirakan akan menyedot perhatian massa dalam jumlah besar.
“Setiap kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa dalam jumlah besar akan menjadi fokus pengawasan. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tidak mengganggu ketertiban umum,” katanya.
Totok menegaskan, pengamanan tahun ini tidak lagi dilakukan dengan pola konvensional. Satpol PP mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, jajaran kepolisian dari Polres Lombok Utara, serta unsur pengamanan lainnya.
“Ini adalah kegiatan dengan tingkat keramaian tinggi, sehingga pengamanan tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi lintas instansi menjadi kunci agar situasi tetap kondusif,” jelasnya.
Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan hingga ke tingkat kecamatan dan desa guna memastikan pengawasan berjalan maksimal di lapangan. Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata turut dilibatkan dalam upaya pengamanan tersebut.
Satpol PP bersama Dinas Pariwisata juga mengimbau para pengelola destinasi wisata, termasuk kelompok sadar wisata (pokdarwis), untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.
“Kami berharap seluruh elemen, termasuk masyarakat dan pelaku wisata, dapat ikut menjaga ketertiban. Kesadaran bersama sangat penting agar perayaan ini tetap berjalan lancar,” tambahnya.
Selain pengamanan, aparat juga akan melakukan patroli rutin serta pengawasan terhadap potensi gangguan ketertiban, seperti parkir liar, pedagang yang menggunakan badan jalan, hingga aktivitas yang berisiko menimbulkan kemacetan.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara optimistis perayaan Lebaran Topat tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap memberikan pengalaman yang nyaman serta berkesan bagi masyarakat maupun wisatawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....