Konsulidasi Daerah Pendidikan Dasar Wujudkan Pendidikan Bermutu
- 06 Mar 2026 22:15 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Nusa Tenggara Barat bertajuk “Memperkuat Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” resmi dibuka oleh Gubernur NTB yang diwakili Asisten III Setda NTB, Eva Dewiyani, di salah satu hotel berbintang di Kota Mataram, Jumat 6 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung dari siang hingga malam hari.
Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Katman, mengatakan kegiatan konsolidasi ini merupakan tindak lanjut dari konsolidasi tingkat nasional yang telah dilaksanakan di Jakarta pada awal Februari 2026.
Menurut Katman, kegiatan ini bertujuan menindaklanjuti berbagai isu pendidikan dasar dan menengah, termasuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Beberapa isu yang dibahas di antaranya pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, pelaksanaan wajib belajar 13 tahun, angka putus sekolah, penguatan karakter, serta isu lain yang menjadi fokus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Selain itu, konsolidasi ini juga menjadi forum untuk menjaring berbagai isu lokal yang belum terakomodasi dalam konsolidasi tingkat nasional.
"Isu-isu tersebut nantinya akan dibahas dalam tim komisi untuk diidentifikasi serta dicarikan solusi penyelesaiannya," ujarnya.
Katman menjelaskan, salah satu persoalan klasik yang masih terjadi di NTB adalah status lahan sejumlah lembaga PAUD yang masih menumpang atau menggunakan sistem pinjam pakai. Kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama sehingga diperlukan langkah konkret untuk penyelesaiannya.
Ia menambahkan, perubahan status lahan menjadi penting agar lembaga pendidikan dapat memperoleh bantuan dari pemerintah pusat. Salah satu syarat untuk mendapatkan bantuan tersebut adalah status lahan harus jelas dan sah secara hukum.

Katman juga menyebutkan bahwa taman kanak-kanak (TK) swasta di daerah berpotensi dijadikan TK negeri apabila memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Sementara itu, Asisten III Setda NTB Eva Dewiyani menyambut baik pelaksanaan konsolidasi ini. Ia menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan tersebut dalam rangka memajukan dunia pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan konsolidasi daerah ini akan berlanjut pada Sabtu (7/3/2026) dengan agenda pembagian komisi untuk membahas berbagai isu pendidikan secara lebih rinci. Selanjutnya kegiatan dijadwalkan berakhir pada Minggu 8 Maret 2026.
Konsolidasi ini dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya perwakilan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, pengelola PAUD, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Bappeda, para guru, serta tamu undangan lainnya. (UKI/Joe/RRI)