UMKM di Loteng Diminta Perhatikan Keamanan Bahan Makanan
- 06 Mar 2026 09:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengingatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih memperhatikan bahan makanan yang digunakan dalam pembuatan takjil selama bulan Ramadan. Imbauan ini disampaikan sebagai upaya pemerintah daerah untuk melindungi kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas penjualan makanan berbuka puasa.
Bupati Lombok Tengah menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab yang melekat pada pemerintah daerah. Karena itu, melalui Dinas Kesehatan, pengawasan terhadap jajanan takjil akan dilakukan secara intensif dan menyeluruh selama Ramadan.
“Setiap Ramadan, pusat-pusat penjualan takjil selalu ramai dikunjungi masyarakat. Kami ingin memastikan makanan dan minuman yang dijual benar-benar aman dikonsumsi, bebas dari bahan berbahaya, serta memenuhi standar kesehatan,” ujarnya Jumat 6 Maret 2026.
Pengawasan tersebut rencananya akan dilaksanakan secara serentak dengan menyasar pusat-pusat penjualan takjil di wilayah Praya serta di 11 kecamatan lainnya di Lombok Tengah. Tim dari Dinas Kesehatan akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan sampel makanan, mengecek kebersihan tempat berjualan, hingga memberikan edukasi kepada para pedagang terkait standar keamanan pangan.
Tidak hanya itu, Pemkab Lombok Tengah juga akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk melakukan uji cepat (rapid test) terhadap sejumlah bahan makanan yang dicurigai mengandung zat berbahaya, seperti boraks, formalin, maupun pewarna tekstil.
Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memilih dan mengonsumsi takjil. Pemerintah tidak ingin momentum Ramadan justru diwarnai dengan kasus keracunan makanan atau gangguan kesehatan akibat konsumsi jajanan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan.
Selain pengawasan, Dinas Kesehatan juga akan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada para pelaku UMKM. Para pedagang akan diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kualitas bahan baku, kebersihan proses produksi, hingga cara penyimpanan makanan yang benar agar tetap higienis.
“Kami tidak ingin semata-mata melakukan penindakan. Yang utama adalah pembinaan agar para pedagang semakin sadar bahwa menjaga kualitas makanan berarti menjaga kepercayaan konsumen,” tambahnya.
Pemkab Lombok Tengah juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli takjil. Warga diminta memperhatikan warna, aroma, serta kebersihan makanan sebelum membeli, dan memilih pedagang yang menjaga higienitas tempat berjualannya.