Pemkab Sumbawa Barat Beri Atensi Korban Banjir Jereweh dan Brang Ene
- 28 Feb 2026 22:23 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa Barat – Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj Hanipah, S.Pt.,M.MInov datang meninjau langsung kondisi masyarakat yang terkena banjir yang ada di desa Belo Kecamatan jereweh Rabu, 25 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut Wabup didampingi oleh Dinas PU, Dinas PERKIM, BPBD, Dinas Damkar, Dimas Dikbud, dan Dimas Sosial. sudah buat dapur.
Di titik lokasi banjir dalam kesempatan tersebut dilaksanakan Gotong royong pembersihan masjid yang dipimpin langsung oleh Camat Seteluk dan Kepala Desa Desa Belo. Masyarakat yang didampingi oleh tim BPBD dan Dinas Damkar membersihkan fasilitas masjid yang terkena dampak banjir.
Dalam kesempatan tersebut Wabup menyerahkan sejumlah bantuan dalam bentuk sembako kepada warga yang rumahnya terkena banjir. Wabup memberikan kepada mereka dan mengajak untuk tetap bersabar atas ujian yang menimpa.
Selain penyerahan sembako, Wabup juga meminta seluruh SKPD yang hadir dalam kesempatan tersebut untuk bergerak cepat, mengambil tindakan dalam menangani segala persoalan akibat banjir yang melanda di desa tersebut. “Apa yang kami lakukan hari ini sebagai wujud perhatian Pemerintah kepada masyarakat yang terkena musibah akibat banjir ini. Silahkan kepada seluruh Kepala OPD untuk mencatat apa yang menjadi tanggung jawabnya dan segera mengambil tindakan sesuai dengan tupoksi masing-masing," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga bergerak cepat menyikapi banjir yang melanda Desa Mataiyang, Kecamatan Brang Ene dengan meninjau SD SMP Mataiyang yang mengalami kerusakan cukup serius akibat luapan sungai setelah hujan deras sehari sebelumnya. Banjir yang merendam sekolah lebih dari satu jam menyebabkan tembok pagar roboh, atap ruang kelas rusak diterpa angin, serta jembatan penghubung antar ruang kelas ambruk. Kegiatan belajar mengajar pun diliburkan sementara demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Selain sekolah, sejumlah infrastruktur desa turut terdampak, di antaranya saluran irigasi tersier sekitar 150 meter, gronjong sepanjang total 200 meter, jalan tani Lang Banar yang putus sekitar 80 meter, serta jalan tani Lang Semempo yang rusak akibat longsor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....