Pelayanan Kesehatan di Loteng Normal Pascawafatnya Kadis Kesehatan
- 18 Feb 2026 13:16 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memastikan seluruh pelayanan kesehatan tetap berjalan normal pascawafatnya Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, dr. Suardi, pada Selasa, 17 Februari 2026 lalu.
Wakil Bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah, menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak mengganggu aktivitas pelayanan di lingkungan Dinas Kesehatan maupun fasilitas kesehatan di bawah naungannya.
“Untuk sementara ruang kerja almarhum kami amankan dan tidak ada aktivitas di dalamnya. Namun pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Kami pastikan masyarakat tidak mengalami hambatan,” ujarnya Rabu 18 Februari 2026.
Ia menjelaskan, seluruh jajaran Dinas Kesehatan tetap menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya. Bahkan, pelayanan hingga tingkat puskesmas terus dipantau secara intensif guna memastikan tidak ada keterlambatan maupun gangguan pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan di puskesmas tetap berjalan normal. Tidak ada yang tertunda dan tidak ada hambatan. Kami terus melakukan monitoring agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap optimal,” jelasnya.
Terkait penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pemkab Lombok Tengah saat ini masih melakukan pembahasan internal untuk menentukan figur yang dinilai mampu melanjutkan program-program yang telah dirintis almarhum. Sejumlah program tahun 2025 diketahui masih dalam tahap verifikasi dan membutuhkan kesinambungan untuk pelaksanaan program tahun 2026.
“Kami tentu akan menunjuk sosok yang mampu melanjutkan program yang sudah berjalan. Banyak agenda penting yang harus dituntaskan, termasuk program yang sedang diverifikasi dan persiapan pelaksanaan program 2026,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nursiah menyampaikan duka mendalam atas kepergian dr. Suardi. Ia menyebut almarhum sebagai salah satu putra terbaik daerah yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pembangunan sektor kesehatan di Lombok Tengah.
“Pemkab sangat berduka atas kehilangan sosok terbaik. Apalagi beliau wafat di ruang kerjanya saat tengah menyelesaikan beberapa dokumen dan pekerjaan penting. Ini menunjukkan dedikasi beliau yang luar biasa,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, almarhum diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat berada di ruang kerjanya. Kepergian dr. Suardi meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan jajaran Dinas Kesehatan, tetapi juga masyarakat Lombok Tengah yang selama ini merasakan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Pantauan RRI Mataram, almarhum dimakamkan hari ini di pemakaman umum Dusun Bore, Desa Berinding, Kecamatan Kopang, diiringi doa dan penghormatan dari keluarga, kerabat, serta para kolega yang hadir melepas kepergiannya untuk terakhir kali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....