Legislator Dorong Trauma Healing dan Percepatan Rekonstruksi Sade

  • 27 Agt 2026 11:07 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Anggota DPRD Lombok Tengah Adi Bagus Karya Putra mendorong pemerintah mempercepat penanganan warga terdampak kebakaran di Dusun Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut. Selain rekonstruksi, pemulihan kondisi psikologis warga, terutama anak-anak, dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

Hal tersebut saat mengunjungi langsung lokasi kebakaran, Kamis 27 Agustus 2026. Kedatangannya sekaligus membawa bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah.

Adi mengatakan, kebakaran yang menghanguskan rumah dan harta benda warga di kawasan adat tersebut merupakan musibah yang sangat menyedihkan. Karena itu, kader Demokrat diminta cepat tanggap dan menunjukkan empati kepada masyarakat yang tertimpa bencana.

Menurutnya Adi yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Lombok Tengah, pemerintah perlu segera memulai proses rekonstruksi dengan tetap mempertahankan karakter dan keaslian rumah adat Sade. Mengingat Sade merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan Lombok Tengah dan NTB, pembangunan kembali harus dilakukan melalui kajian teknis serta melibatkan masyarakat adat.

“Harapannya dalam proses pembangunan kembali atau rekonstruksi itu dilibatkan utamanya lembaga adat, tokoh adat, masyarakat, dan pemerintah setempat,” kata Adi.

Ia menilai masyarakat dan tokoh adat lebih memahami karakter bangunan serta kehidupan sosial masyarakat Sasak, sehingga keterlibatan mereka penting agar proses rekonstruksi tidak menghilangkan keaslian dan ciri khas Sade.

Namun, Adi menegaskan persoalan paling mendesak saat ini bukan hanya pembangunan kembali rumah warga, melainkan pemulihan kondisi psikologis masyarakat yang menjadi korban kebakaran.

Ia menyebut trauma, terutama pada anak-anak, harus mendapat perhatian serius. Untuk itu, ia mendorong pemerintah melibatkan tenaga profesional yang memiliki keahlian dalam penanganan trauma atau trauma healing.

“Hal yang lebih utama adalah terhadap warga yang terdampak, manusianya. Ketika terdapat musibah seperti ini, tentu psikologis warga, terutama anak-anak, harus diperhatikan,” ujarnya.

Adi juga mendorong Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lombok Tengah segera memberikan pendampingan psikologis kepada warga terdampak.

Selain itu, Demokrat juga mendorong pemerintah memastikan kebutuhan pendidikan anak-anak korban kebakaran segera terpenuhi, termasuk seragam dan perlengkapan sekolah.

“Kita akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan bagaimana menangani ini secepatnya, karena ini sangat urgent dan butuh cepat,” katanya.

Sebagai anggota DPRD Lombok Tengah, Adi mengatakan pihaknya juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan anggaran Belanja Tidak Terduga atau BTT untuk penanganan musibah.

Ia menyebut anggaran BTT yang sebelumnya sekitar Rp2,5 miliar telah dinaikkan menjadi sekitar Rp9 miliar dalam pembahasan perubahan anggaran 2026.

Menurutnya, penggunaan BTT untuk membantu pemulihan warga Sade akan didorong sepanjang sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

“Selama tidak menyalahi regulasi, kita dorong untuk pemulihan keadaan di Dusun Sade ini,” tegasnya.

Adi berharap pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi dan pusat dapat terus berkolaborasi sehingga warga Sade segera bangkit, baik secara sosial, psikologis maupun ekonomi, sementara proses rekonstruksi tetap menjaga identitas budaya dan keaslian kawasan adat tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....