Legislator Dorong Pemda Loteng Perluas Kesempatan Kerja untuk Cegah TPPO

  • 31 Jul 2026 11:34 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.JD, Lombok Tengah – Anggota DPRD Lombok Tengah, Muhalif, menilai upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tidak cukup hanya melalui sosialisasi dan pengetatan pengawasan. Pemerintah daerah juga dituntut memperbanyak lapangan pekerjaan agar masyarakat tidak tergiur bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal.

Menurut Muhalif, banyak warga Lombok Tengah yang berangkat menjadi pekerja migran, khususnya ke Malaysia, masih memilih jalur tidak resmi melalui Batam. Kondisi itu dipicu terbatasnya kuota penempatan pekerja migran secara legal, sehingga sebagian masyarakat memilih jalan pintas meski berisiko.

"Kalau lapangan kerja di daerah masih minim, masyarakat akan tetap mencari peluang ke luar negeri karena dianggap lebih mudah mendapatkan penghasilan," ujarnya Kamis 30 Juli 2026.

Ia menilai pemerintah daerah perlu menjadikan penciptaan lapangan kerja sebagai strategi utama dalam menekan angka TPPO. Selain membuka peluang kerja baru, pemerintah juga didorong memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembentukan kelompok usaha yang dibekali bantuan modal dan pendampingan.

Muhalif mengakui menjalankan usaha sendiri memang tidak mudah. Namun, menurutnya, jika peluang usaha terus diperkuat, masyarakat akan memiliki alternatif selain bekerja ke luar negeri melalui jalur yang tidak aman.

Di sisi lain, ia menilai pengawasan terhadap keberangkatan pekerja migran masih menghadapi tantangan. Praktik keberangkatan ilegal kerap berlangsung secara sembunyi-sembunyi sehingga diperlukan pengawasan yang lebih intensif, termasuk di daerah-daerah yang menjadi pintu keberangkatan.

Muhalif juga menyoroti masih terbatasnya kesempatan kerja di Lombok Tengah. Karena itu, program-program yang mampu menyerap tenaga kerja, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dinilai perlu terus didukung agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kalau kesempatan kerja di daerah semakin banyak, masyarakat tentu tidak mudah tergiur bekerja ke luar negeri lewat jalur ilegal," katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada tawaran pekerjaan dengan iming-iming penghasilan besar di luar negeri. Menurutnya, bekerja di dalam negeri tetap memiliki peluang yang baik jika lapangan kerja terus diperluas dan perekonomian masyarakat diperkuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....