Sudirsah: Masuknya Miq Iqbal Jadi Energi Positif bagi Gerindra NTB

  • 09 Mar 2026 20:10 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Nusa Tenggara Barat (NTB), menegaskan bahwa kondisi internal partainya saat ini tetap solid dan harmonis di tengah berbagai spekulasi yang berkembang di luar partai.

Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Gerindra NTB, Sudirsah Sujanto, menjelaskan bahwa bergabungnya Miq Iqbal sebagai kader Gerindra sekaligus menjabat sebagai Gubernur NTB justru menjadi energi positif bagi partai untuk terus bekerja bagi masyarakat.

“Masuknya Miq Iqbal menjadi kader Gerindra NTB adalah energi positif yang luar biasa. Apalagi beliau juga menjabat sebagai gubernur. Jadi kalau ditanya ideal atau tidak ideal, Gerindra ini selalu bekerja untuk rakyat dan bagaimana NTB ke depan bisa makmur mendunia,” ujar Sudirsah, Senin 9 Maret 2026 kepada wartawan di Mataram.

Ia menegaskan bahwa di tubuh Gerindra tidak ada istilah musyawarah daerah (Musda) dalam menentukan kepemimpinan daerah, karena seluruh keputusan organisasi berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Tidak ada istilah Musda. Itu tidak ada dalam garis kebijakan partai. Kami satu komando mengikuti keputusan DPP,” tegasnya.

Sudirsah juga menepis berbagai isu yang menyebut adanya dua kekuatan di internal Gerindra NTB. Ia menegaskan bahwa seluruh kader tetap solid dan kompak menjalankan keputusan partai.

“Biarkan saja orang berspekulasi. Yang jelas kami sebagai kader tetap solid. Di internal sangat solid, tidak ada matahari kembar,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Gubernur NTB yang juga kader Gerindra selalu menunjukkan komitmen terhadap partai dengan menghadiri berbagai undangan kegiatan partai.

“Pak Gubernur setiap diundang oleh partai selalu hadir. Itu menunjukkan beliau sebagai kader yang baik,” lanjutnya.

Terkait isu perubahan struktur kepengurusan di tingkat daerah, Sudirsah memastikan hingga saat ini belum ada perubahan apa pun dan seluruh kader diminta tidak berspekulasi.

“Perubahan struktur itu kewenangan DPP. Sampai saat ini belum ada perubahan. Kami mengimbau seluruh kader tetap bergandengan tangan, tetap kompak, solid, dan fokus memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kader agar tidak terpengaruh isu-isu eksternal yang dapat memecah konsolidasi partai.

“Jangan terpengaruh isu di luar. Jangan lagi memikirkan soal struktur, itu urusan DPP. Tugas kita sekarang bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita