Dua CJH Embarkasi Lombok Gagal ke Tanah Suci Tahun Ini

  • 09 Mei 2026 21:44 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Dua CJH Embarkasi Lombok Gagal ke Tanah Suci Tahun Ini

‎RRI.CO.ID, Mataram - Sebanyak dua Calon Jemaah Haji (CJH) dari Embarkasi Lombok (LOP) dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci musim haji 2026. Keduanya dinyatakan tidak istitha’ah karena mengalami patah tulang pinggang dan menderita tuberculosis atau TBC.

‎"Kedua jamaah itu satu alami patah kaki dan satu lagi menderita tuberculosis atau TBC," ujar Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram, Herman Nugraha di Asrama Haji NTB, Jum'at petang, 8 Mei 2026.

‎Data Kementerian Haji dan Umroh NTB, sejak pemberangkatan pertama 21 April hingga 8 Mei 2026, tercatat sebanyak 5.124 CJH telah memasuki asrama. Dari jumlah tersebut, tantangan kesehatan cukup signifikan terlihat dari tingginya angka jemaah kategori Risiko Tinggi (Risti).

‎Herman mengatakan, sebanyak 3.575 jemaah atau sekitar 69,77 persen masuk dalam kategori Risti. Dengan rincian 1.194 orang Risti berat, 1.019 orang Risti sedang, dan 1.362 orang Risti sedang.

‎"Mayoritas dinyatakan laik terbang, namun kondisi kesehatan tetap menjadi faktor penentu utama keberangkatan," jelasnya.

‎Sebelumnya, 20 calon jemaah haji juga sempat dirawat di RSUD NTB. Dari 20 jamaah itu, 9 telah diberangkatkan dengan mengganti seat pada kloter lain, 7 masih menunggu seat berikutnya, 1 masih dalam perawatan dan 2 dipastikan batal berangkat.

‎Herman menjelaskan bahwa penyakit tidak menular masih menjadi momok utama bagi para calon jemaah. Berdasarkan grafik "10 Penyakit Terbanyak", Hipertensi Esensial (Primer) menempati urutan tertinggi dengan temuan sebanyak 1.780 kasus. Disusul oleh Hiperlipidemia tidak spesifik (660 kasus) dan Diabetes Melitus Tipe 2 (619 kasus).

‎"Ini memerlukan pemantauan intensif, terutama saat mereka berada di fase penerbangan maupun saat menjalankan ibadah di Arab Saudi nanti," tambahnya.

‎Meskipun terdapat jemaah yang sakit, Herman memastikan aspek sanitasi dan higienitas di Asrama Haji Lombok telah memenuhi syarat. Selain itu, seluruh jemaah yang berjumlah 5.124 orang telah mendapatkan vaksinasi lengkap, mulai dari Meningitis, Polio, hingga Covid-19.

‎"Saat ini masih ada satu jemaah yang sedang menjalani perawatan medis dan tujuh jemaah lainnya tengah menunggu pemberangkatan kloter selanjutnya atau open seat pasca-perawatan," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....