Ratusan Jemaah Kloter 8 Diberangkatkan Dengan Persiapan Matang

  • 30 Apr 2026 18:02 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Keberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Lombok Barat memasuki tahap akhir dengan kesiapan yang dinilai maksimal. Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Lombok Barat memastikan seluruh proses menjelang keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kloter 8 berjalan tertib, terstruktur, dan tanpa hambatan berarti.

Kloter 8 dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada Kamis, 30 April 2026. Total sebanyak 393 orang akan diberangkatkan, terdiri dari 388 jemaah dan 5 petugas pendamping. Persiapan yang dilakukan tidak hanya menyangkut administrasi, tetapi juga logistik, kesehatan, hingga pengaturan teknis di lokasi pemberangkatan.

Plt Kepala Kantor Kemenhaj Lombok Barat, H. Suparlan, menegaskan koordinasi dengan Pemerintah Daerah telah dilakukan secara intensif sejak dini hari untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.

“Seluruh tahapan persiapan berjalan lancar. Fokus utama kami tahun ini adalah pengelolaan kerumunan di area pemberangkatan agar jemaah merasa lebih nyaman dan tertib,” ujarnya. Rabu 29 April 2026.

Menurutnya, evaluasi dari penyelenggaraan tahun sebelumnya menjadi dasar utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu hasil nyata adalah perbaikan sistem masuk ke lokasi Bencingah yang kini lebih steril dan tertata.

“Tahun ini proses masuk ke lokasi jauh lebih nyaman karena tidak ada lagi penumpukan jemaah. Sterilisasi area terbukti efektif membuat keberangkatan lebih tertib,” katanya.

Kloter 8 akan dipimpin oleh TGH. Lalu Fahmi Husain sebagai Ketua Kloter. Sementara pembimbing ibadah dipercayakan kepada TGH. M. Zainuddin Abdul Hafiz. Untuk aspek kesehatan, jemaah akan didampingi oleh dr. Nima DP Febrina Sari bersama tenaga kesehatan Hendri Purwadi. Selain itu, satu orang Petugas Haji Daerah (PHD), Rahmat Arif Sudarsana, turut memperkuat layanan pendampingan.

Di tengah kesiapan tersebut, Kemenhaj Lombok Barat juga menyampaikan kabar duka atas wafatnya salah satu calon jemaah Kloter 8, Bapak Makbul Muhsinin Umar (70), warga Jembatan Kembar.

Almarhum sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Provinsi sebelum akhirnya meninggal dunia. Atas kondisi itu, pihak Kemenhaj bergerak cepat untuk mengisi kursi kosong dengan menarik jemaah dari Kloter 15 agar dapat maju keberangkatannya ke Kloter 8.

“Kami langsung melakukan koordinasi agar kekosongan kursi dapat segera terisi. Langkah cepat ini dilakukan agar formasi kloter tetap utuh,” ucapnya.

Selain membahas keberangkatan Kloter 8, H. Suparlan juga memastikan kondisi jemaah Lombok Barat yang telah berada di Madinah, khususnya Kloter 3, dalam keadaan aman dan sehat.

“Tidak ada laporan gangguan keamanan. Seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan lancar,” katanya menegaskan.

Ia menjelaskan, suhu di Arab Saudi saat ini berkisar antara 35 hingga 37 derajat Celcius, kondisi yang relatif serupa dengan cuaca di Indonesia. Karena itu, para jemaah diminta menjaga stamina dan mengatur pola istirahat dengan baik.

“Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, menenangkan pikiran, serta meluruskan niat sebelum memasuki asrama haji. Kondisi fisik yang prima menjadi kunci agar ibadah berjalan lancar,” ujarnya.

Dengan persiapan yang matang, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pelayanan yang terus dievaluasi, keberangkatan Kloter 8 Lombok Barat diharapkan menjadi salah satu penyelenggaraan haji yang tertib, aman, dan penuh khidmat.

“Harapan kami seluruh jemaah dapat berangkat dalam keadaan sehat, menjalankan ibadah dengan sempurna, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....