Dikejar Waktu, Pelepasan Keloter 10 Asal Kota Mataram Disederhanakan
- 28 Apr 2026 10:00 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID.Mataram – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menyiapkan skenario pelepasan cepat dan efisien bagi 388 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam kloter 10, menyusul keterbatasan waktu menuju Asrama Haji pada Minggu, 3 Mei 2026.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan seluruh jemaah dapat tiba tepat waktu, mengingat durasi perjalanan dan waktu masuk ke Asrama Haji yang hanya diberikan sekitar satu setengah jam.
Asisten I Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang, menjelaskan bahwa seluruh jemaah diminta sudah berada di halaman Kantor Wali Kota Mataram sebelum pukul 06.00 WITA agar proses pelepasan dapat dimulai tepat waktu.
“Kami mengimbau jemaah calon haji kloter 10 agar tidak terlambat. Kami skenario pelepasan dimulai pukul 06.00 WITA, sehingga diharapkan lima sampai sepuluh menit sebelumnya sudah berada di lokasi,” ujarnya, Selasa 28 April 2026.
Menurut Martawang, keterbatasan waktu menjadi alasan utama penyederhanaan rangkaian acara pelepasan. Setelah prosesi singkat, jemaah akan langsung diberangkatkan menggunakan bus menuju Asrama Haji.
“Kita punya waktu yang sangat terbatas untuk masuk ke asrama, sekitar pukul 07.30 WITA sudah harus berada di sana. Waktu ini pun sudah melalui penyesuaian,” katanya.
Untuk mengantisipasi keterlambatan, Pemkot juga menyiapkan rekayasa rute perjalanan yang dinilai lebih cepat dan efektif, berkaca dari pengalaman pemberangkatan kloter sebelumnya.
“Rutenya kita sesuaikan agar lebih efisien. Acara pelepasan juga kita buat sederhana, yang penting tepat waktu dan semua jemaah bisa terlayani dengan baik,” jelasnya.
Sebanyak 388 JCH asal Kota Mataram akan diberangkatkan dalam kloter 10 pada Minggu (3/5/2026). Seluruh jemaah diharapkan sudah berkumpul setelah salat Subuh di halaman Kantor Wali Kota sebelum proses pelepasan dimulai.
Martawang menekankan pentingnya kedisiplinan waktu dari para jemaah demi kelancaran seluruh tahapan keberangkatan.
“Harapan kami, setelah salat Subuh jemaah langsung bersiap dan menuju lokasi. Ketepatan waktu menjadi kunci agar seluruh proses berjalan lancar,” ucapnya.
Langkah penyederhanaan ini mencerminkan pendekatan pragmatis Pemkot Mataram dalam mengelola mobilitas jemaah haji, dengan menempatkan efisiensi waktu sebagai prioritas tanpa mengurangi esensi pelepasan.
Dengan koordinasi yang ketat dan skenario terukur, pemerintah berharap seluruh jemaah dapat berangkat dengan lancar, tepat waktu, dan dalam kondisi siap menjalankan ibadah haji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....