Garuda Siapkan Boeing 777-300ER untuk Haji NTB, Utamakan Kenyamanan

  • 20 Apr 2026 17:02 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Garuda Indonesia
  • Embarkasi Lombok (LOP)
  • Boeing 777-300ER
  • Musim Haji 1447H/2026M

RRI.CO.ID, Mataram - Garuda Indonesia menyatakan kesiapan dalam mendukung operasional penerbangan haji musim haji 1447H/2026M, khususnya untuk Embarkasi Lombok (LOP). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyiapkan pesawat berbadan lebar Boeing 777-300ER dengan kapasitas 393 penumpang.

“Secara umum, kami menyiapkan 15 pesawat untuk berbagai embarkasi di Indonesia, terdiri dari 7 pesawat sewa dan 8 milik Garuda. Khusus Lombok, kami menggunakan pesawat milik Garuda sendiri,” ujar, Perwakilan Garuda Indonesia, Chairul Fajar Harahap dalam konferensi pers Persiapan Pemberangkatan Haji Tahun 2026 di Media Center Asrama Haji Mataram, Senin 20 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa pesawat Boeing 777-300ER tersebut dijadwalkan khusus melayani embarkasi Lombok, meskipun masih ada kemungkinan rotasi untuk daerah lain. “Untuk saat ini, schedule sudah kami sesuaikan agar pesawat ini fokus melayani Lombok,” tambahnya.

Garuda Indonesia juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan perhatian khusus kepada jemaah dengan kondisi tertentu, seperti lansia dan ibu hamil. Pesawat yang digunakan memiliki konfigurasi kelas bisnis dan ekonomi, yang memungkinkan penempatan khusus bagi jemaah yang membutuhkan penanganan ekstra.

“Kami akan mengidentifikasi jemaah yang membutuhkan special handling dan menempatkan mereka di area yang lebih nyaman, termasuk kemungkinan di kelas bisnis,” jelas Chairul.

Dalam kesempatan tersebut, Chairul juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan barang bawaan demi keselamatan penerbangan. Beberapa barang yang dilarang antara lain, benda mudah terbakar seperti gas dan aerosol, benda tajam seperti gunting dan pisau termasuk barang mencurigakan seperti batu atau benda asing lainnya serta cairan di kabin maksimal 100 ml dalam kondisi tersegel.

Selain itu, makanan beraroma menyengat seperti durian dan ikan asin juga tidak dianjurkan untuk dibawa ke dalam kabin.

“Untuk makanan seperti sambal masih diperbolehkan selama dikemas dengan baik dan dalam jumlah terbatas,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar jemaah tidak membawa barang dalam jumlah berlebihan, seperti rokok, yang maksimal diperbolehkan sekitar 100 batang untuk penerbangan internasional.

Chairul menambahkan bahwa pemeriksaan di bandara tujuan seperti Jeddah dan Madinah jauh lebih ketat. Barang-barang seperti mainan berbentuk senjata, serta oleh-oleh berupa tanah atau batu dari Arab Saudi, dipastikan tidak diperbolehkan.

“Semua barang akan melalui screening ketat, jadi kami imbau jemaah untuk mematuhi aturan agar tidak mengalami kendala,” ujarnya.

Pesawat Boeing 777-300ER dijadwalkan tiba di Lombok pada 20 April pukul 17.45 WITA untuk menjalani inspeksi dan persiapan. Sementara itu, penerbangan perdana jemaah haji direncanakan berangkat pada 22 April 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....