Pelunasan Bipih Tahap Ketiga Terus Dimonitor

  • 21 Jan 2026 15:26 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumbawa, H. Ardi Zusami, melakukan monitoring pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap ketiga yang dilaksanakan di Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sumbawa. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses pelunasan berjalan lancar, serta kuota jamaah haji Kabupaten Sumbawa dapat terpenuhi sesuai ketentuan.

H. Ardi Zusami yang ditemui di sela-sela kegiatan monitoring, Rabu 21 Januari 2026, menjelaskan bahwa pelunasan Bipih tahap ketiga telah dibuka kembali dan dijadwalkan berlangsung hingga 23 Januari 2026. Tahap ini diperuntukkan bagi jamaah yang belum menyelesaikan pelunasan pada tahap sebelumnya, termasuk pengisian kekosongan kuota.

“Pelunasan tahap ketiga ini dibuka kembali sampai 23 Januari 2026. Hingga hari ini, jumlah jamaah yang telah melunasi biaya haji mencapai 289 orang,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kuota jamaah haji Kabupaten Sumbawa tahun 2026 sebanyak 311 orang. Dengan demikian, masih terdapat 22 jamaah yang belum melakukan pelunasan untuk memenuhi kuota tersebut. Pihaknya telah menghubungi para jamaah bersangkutan agar segera menyelesaikan kewajibannya, termasuk memanggil jamaah cadangan.

“Kuota kita 311 jamaah. Yang sudah melunasi 289 orang, sehingga masih kurang 22 jamaah. Kami juga telah menghubungi jamaah cadangan yang jumlahnya sekitar 92 orang, apabila kuota utama tidak terpenuhi,” jelasnya.

Lebih lanjut, H. Ardi Zusami merinci besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk Embarkasi Lombok tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp88.167.381. Dari jumlah tersebut, Bipih atau biaya yang dibayarkan langsung oleh jamaah haji sebesar Rp54.951.822, sementara sisanya bersumber dari nilai manfaat.

Setelah seluruh proses pelunasan selesai, tahapan berikutnya adalah pengurusan visa haji serta pelaksanaan manasik haji. Manasik direncanakan akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri, sebagai bagian dari persiapan jamaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Menurutnya, monitoring pelunasan dilakukan secara intensif untuk memastikan seluruh jamaah calon haji yang telah memperoleh kesempatan berangkat dapat menyelesaikan kewajibannya tepat waktu. Hal ini penting, agar tidak terjadi kendala administrasi yang dapat menghambat proses keberangkatan.

“Dari hasil monitoring terakhir, sudah ada sekitar sembilan jamaah yang kembali melakukan pelunasan. Kami berharap sebelum batas akhir pelunasan, seluruh jamaah yang masuk kuota dapat menyelesaikannya,” ucapnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh jamaah calon haji Kabupaten Sumbawa yang telah mendapatkan kesempatan berangkat pada musim haji tahun ini, agar segera melunasi biaya haji sesuai ketentuan yang berlaku. Sehingga seluruh tahapan persiapan dapat berjalan tertib dan lancar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....