Antusiasme Jamaah di Lotim Tinggi Hadapi Pelunasan BPIH
- 26 Nov 2025 18:06 WIB
- Mataram
KBRN, Lombok Timur: Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun 2026 resmi dapat dilakukan, termasuk bagi masyarakat di Kabupaten Lombok Timur. Pelaksanaan pelunasan ini didukung oleh terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 34 Tahun 2025 tentang besaran BPIH, serta Keputusan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2025 yang mengatur komponen pelunasan biaya haji seperti Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih)
Untuk Embarkasi Lombok, besaran BPIH yang harus dilunasi jamaah mencapai lebih dari Rp88 juta, sementara itu biaya Bipih yang menjadi tanggungan jamaah berada di angka Rp54 juta lebih. Pelunasan dijadwalkan berlangsung mulai 24 November hingga 23 Desember 2025.
Kasi Haji Kementrian Agama Lombok Timur, H. Makinuddin, mengungkapkan hingga saat ini belum ada jamaah yang melakukan pelunasan karena masih dalam proses melengkapi persyaratan istitoah, terutama pemeriksaan kesehatan yang menjadi syarat utama keberangkatan.
“Saat ini jamaah masih mempersiapkan pemeriksaan kesehatan di fasilitas layanan kesehatan. Animo masyarakat sangat tinggi, luar biasa sejak pelunasan dibuka. Secara umum masyarakat sangat antusias, bahkan banyak yang ingin melunasi lebih cepat,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Makinudin juga menyampaikan bahwa tahun ini terdapat penurunan rata-rata biaya sekitar Rp2 juta, yang menurutnya menjadi kabar baik bagi jamaah. Namun, ia mencatat adanya beberapa jamaah yang mempertimbangkan penundaan keberangkatan.
“Ada sekitar empat orang yang memilih menunda karena alasan keluarga, seperti suami yang meninggal sehingga pengganti belum siap juga yang masih muda dan memilih berangkat tahun depan,” jelasnya.
Berdasarkan release sementara hasil verifikasi, terdapat 1.360 jamaah dari Lombok Timur yang masuk tahapan pemeriksaan, termasuk jamaah lansia. Namun data final masih menunggu pengesahan daftar jamaah yang berhak melunasi sesuai ketentuan.
Makinudin mengimbau masyarakat yang telah masuk kuota haji tahun ini untuk segera menyelesaikan proses istitoah sebelum melakukan pelunasan.
“Kami harap jamaah menjaga kesehatan dan memperbanyak mengikuti manasik. Meski nantinya ada bimbingan resmi, penting untuk banyak belajar dan mendengar pengajian terkait manasik haji agar lebih siap saat pelaksanaan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....