251 Jamaah Haji Lobar Dijadwalkan Pulang Minggu Ini

  • 20 Jun 2025 08:11 WIB
  •  Mataram

KBRN, Lombok Barat: Kabar duka datang dari Tanah Suci. Dua jamaah haji asal Kabupaten Lombok Barat meninggal dunia saat menunaikan rangkaian ibadah haji tahun ini. Salah satunya adalah Pasah Suki, seorang lansia berusia 78 tahun asal Dusun Paok Kambut, Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi.

Pasah menghembuskan napas terakhir pada 12 Juni 2025, dalam perjalanan menuju Madinah untuk proses pemulangan ke Tanah Air setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Sayangnya, jenazah tidak dapat dipulangkan ke Indonesia dan akhirnya dimakamkan di Tanah Suci sesuai protokol yang berlaku.

Sebelumnya, seorang jamaah lainnya bernama Sahrim Sulaiman dari Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, juga dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah. Dengan demikian, total jamaah haji asal Lombok Barat yang meninggal dunia tahun ini berjumlah dua orang.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat, Drs. H. Haryadi Iskandar, menyampaikan bahwa kedua almarhum memang masuk dalam kategori lanjut usia dan telah memiliki riwayat sakit sejak dari Tanah Air.

“Jamaah kita yang wafat termasuk kloter pertama, mereka memang lansia dan dalam kondisi kesehatan yang menurun sejak keberangkatan. Faktor kelelahan juga menjadi pemicu utama,” ungkap Haryadi, Kamis (19/6/2025).

Meski demikian, Haryadi menegaskan bahwa mayoritas jamaah Lombok Barat yang masih berada di Tanah Suci saat ini dalam kondisi sehat dan telah menyelesaikan ibadah haji dengan lancar.

Hingga saat ini, dari total 644 jamaah haji asal Lombok Barat, sebanyak 393 orang telah kembali ke Indonesia, sementara sisanya, yaitu 251 orang, dijadwalkan pulang pada 22 Juni 2025 mendatang.

“Kami terus mengimbau kepada jamaah yang masih di sana agar menjaga kesehatan, makan teratur, dan istirahat cukup. Situasi di Timur Tengah juga harus menjadi perhatian agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu di luar ibadah,” tegasnya.

Pemulangan jamaah akan dilakukan secara bertahap melalui kloter 9, 11, dan 12. Pemerintah pun telah menyiapkan seluruh logistik, termasuk pengawalan kesehatan dan keamanan jamaah hingga kembali ke kampung halaman masing-masing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....