Jemaah Haji Kota Mataram Tuntas Diberangkatkan
- 14 Mei 2025 17:34 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Ibadah haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi bagi jemaah calon haji asal Kota Mataram telah memasuki fase yang menggembirakan. Seluruh jemaah calon haji reguler Kota Mataram yang berjumlah 696 orang telah tuntas diberangkatkan menuju Tanah Suci dengan pelayanan yang diklaim maksimal oleh Pemerintah Kota Mataram. Keberangkatan para jemaah terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 3 dan kloter 9 dari Embarkasi Lombok.
Asisten I Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang, menjelaskan bahwa kloter 3 telah diberangkatkan pada 5 Mei 2025, sedangkan kloter 9 menyusul pada 12 Mei 2025.
“Per hari kemarin pagi, jemaah haji kita dari kloter 3 sudah berpindah dari Madinah ke Makkah dan mulai menjalani ibadah Arbain," ungkapnya Rabu (14/5/2025).
Sedangkan jemaah kloter 9 saat ini telah tiba di Madinah dan tengah melaksanakan rangkaian ibadah. Jemaah dari Kota Mataram tidak seluruhnya berangkat dalam satu kelompok. Sebanyak 80 orang tergabung dalam kloter 9 bersama jemaah dari Lombok Barat. Selain itu, sejumlah jemaah yang masuk kategori cadangan juga mendapat kesempatan berangkat menyusul, seiring adanya slot kosong dari kuota nasional.
“Saya sendiri sempat melepas lima orang jemaah dari cadangan pada hari Senin lalu. Mereka berangkat melalui Kementerian Agama. Kemarin juga ada tambahan dua orang lagi yang bergabung dalam kloter 11. Saat ini masih ada 17 orang cadangan yang menunggu, dan kami terus berdoa agar ada ruang bagi mereka untuk tetap bisa berangkat tahun ini,” ucapnya.
Dari sisi kehadiran, hanya satu jemaah dari Kota Mataram yang gagal berangkat karena meninggal dunia sebelum proses pemberangkatan kloter 3, namun tanpa laporan resmi sebelumnya. Dengan demikian, jumlah jemaah yang diberangkatkan dari kloter 3 tercatat menjadi 392 orang.
Martawang juga mengapresiasi ketertiban dan kedewasaan spiritual para jemaah.
“Alhamdulillah, jemaah haji kita tahun ini menunjukkan kedewasaan. Mereka lebih tertib, hingga tadi malam tidak ada laporan jemaah yang meninggal, baik di perjalanan, saat di Madinah, maupun setelah tiba di Makkah,” jelasnya.
Disebutkan bahwa kualitas pembinaan mental dan spiritual jemaah yang dilakukan jauh hari sebelum keberangkatan. Kesuksesan ini menjadi harapan bahwa ibadah haji tahun ini akan berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh jemaah asal Mataram.
“Pelayanan yang maksimal dan pendampingan intensif dari tim petugas haji kita menjadi bagian penting dari ikhtiar pemerintah. Semoga seluruh jemaah diberi kekuatan, kesehatan, dan kembali ke tanah air dalam keadaan mabrur,” tutup Martawang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....