Cekcok Sopir di Pelabuhan Badas Berujung Penebasan

  • 18 Sep 2026 14:19 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Cekcok antarsopir truk di kawasan Dermaga Pelabuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, berujung pada aksi penganiayaan, Kamis 17 September 2026 sore. Seorang pemuda berinisial RN (19), mengalami luka pada kaki setelah diduga ditebas menggunakan senjata tajam.

Polsek Labuhan Badas langsung bergerak setelah menerima laporan kejadian tersebut. Polisi mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MF, (28), untuk mencegah konflik meluas dan menjalankan proses hukum.

Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Labuhan Badas, Iptu Eko Riyono, S.H., M.Si, Jumat 18 September 2026 mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.25 Wita di kawasan Dermaga Pelabuhan Badas, Dusun Labuhan Badas.

MF diketahui bekerja sebagai sopir dan berdomisili di wilayah setempat. Sementara RN berada di lokasi bersama ayahnya, setelah mengetahui sopir truk yang menjadi rekannya mendapat ancaman.

Eko menjelaskan, persoalan bermula setelah kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Badas selesai. Sopir truk yang ditumpangi korban hendak meninggalkan kawasan pelabuhan.

Saat menuju keluar, truk tersebut berpapasan dengan truk yang dikemudikan MF di simpangan Dermaga 2. Pertemuan itu kemudian memicu ketegangan setelah MF diduga melontarkan ancaman kepada sopir truk korban.

“Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden bermula ketika selesai kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Badas. Sopir truk korban hendak keluar dari area pelabuhan dan berpapasan dengan truk terduga pelaku di simpangan Dermaga 2. Saat itu, terduga pelaku sempat melontarkan ancaman kepada sopir korban,” ujar Eko.

RN kemudian bersama ayahnya mendatangi lokasi di bawah dermaga untuk menemui MF. Pertemuan tersebut berlangsung dalam situasi tegang.

Ketegangan kembali meningkat ketika rekan MF berinisial H turun dari truk. H disebut hendak memukul RN, tetapi korban mengantisipasi tindakan tersebut.

MF kemudian turun dari truk sambil membawa belati. Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, MF mengejar ayah RN.

RN berusaha melindungi ayahnya. Ia kemudian melempar batu ke arah MF ketika melihat ayahnya dikejar.

Situasi berubah ketika MF berbalik mengejar RN. Korban terjatuh saat berusaha menghindar. MF kemudian diduga menebas kaki kiri RN menggunakan senjata tajam.

Akibat kejadian tersebut, RN mengalami luka robek pada bagian kaki kiri di atas mata kaki. Rekan dan keluarga korban kemudian membawa RN untuk mendapatkan pertolongan medis.

Petugas piket Polsek Labuhan Badas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Polisi segera memisahkan pihak-pihak yang terlibat untuk mencegah terjadinya bentrokan lanjutan.

“Begitu menerima pengaduan, personel kami langsung mendatangi TKP untuk mengamankan terduga pelaku agar menghindari amukan massa dan potensi konflik susulan,” kata Eko.

Polisi kemudian mengamankan MF beserta barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut. Petugas membawa terduga pelaku ke Mapolres Sumbawa untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga membantu mengevakuasi RN ke Puskesmas guna mendapatkan perawatan medis. Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan di lokasi serta mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah pihak yang mengetahui kejadian.

Polsek Labuhan Badas masih menangani perkara tersebut, untuk melengkapi proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....