Hanya dalam Sebulan, Polisi Ungkap 61 Kasus Narkoba di NTB

  • 23 Jul 2026 20:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kinerja kepolisian di NTB patut diapresiasi. Pasalnya, Polda NTB dan jajaran berhasil mengungkap 61 kasus peredaran narkoba hanya dalam waktu sebulan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Muhammad Kholid menjelaskan, sebanyak 61 kasus tersebut terungkap selama periode 26 Juni sampai 22 Juli 2026. Dari jumlah itu, ada 86 orang yang ditangkap Polda NTB dan jajaran.

“Terdiri dari 80 laki-laki dan enam perempuan,” ujar Kholid dalam konferensi pers di Hotel Lombok Raya, Kamis 23 Juli 2026.

Barang bukti yang diamankan tidak sedikit. Dari seluruh kasus, polisi berhasil menyita 8,3 kilogram sabu, 11,6 kilogram ganja, serta 285 butir pil ekstasi.

Polda NTB mengklaim, pengungkapan kasus ini berhasil menggagalkan peredaran narkoba dengan total nominal Rp12,8 miliar rupiah. Jumlah ini adalah harga nominal barang bukti yang diamankan.

Kholid mengklaim, kepolisian berhasil menyelamatkan puluhan ribu warga NTB dari narkoba. “Diperkirakan sebanyak 45.211 jiwa dapat diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol Roman Smaradhana Elhaj, mengungkap peredaran sabu yang terungkap merupakan jaringan lintas pulau. Terungkap para tersangka mendapatkan barang haram dari Jawa, Bali, Sumatera Utara, hingga Aceh.

“Beberapa di antaranya merupakan jaringan antarpulau yang masih terus kami dalami,” ucap Roman.

Kholid mengatakan, Polda NTB bersama jajaran akan terus mengungkap peredaran narkotika di wilayah NTB. Hal ini merupakan komitmen kepolisian untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan barang haram tersebut.

Di sisi lain, Polda NTB meminta masyarakat untuk ikut serta memerangi peredaran narkoba di lingkungannya. Kholid meminta masyarakat untuk menjaga generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Kami mengimbau agar tidak takut melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan masing-masing,” ungkap Kholid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....