Polisi Selidiki Kasus Pengeroyokan di Simpang Arum Jaya Jalan Airlangga Mataram
- 20 Apr 2026 06:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Polsek Selaparang menyelidiki penganiayaan yang menyebabkan tiga remaja terluka di Simpang Empat Arum Jaya, Jalan Airlangga, Kelurahan Gomong, Kota Mataram, Minggu 19 April 2026.
Petugas piket Polsek Selaparang bersama tim Patroli Motor (Pamapta) Polresta Mataram segera mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di tempat, polisi menemukan tiga korban yang diduga menjadi sasaran penganiayaan.
Ketiga korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi juga mengamankan lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kepala Polsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi mengatakan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi, kata dia, belum dapat memastikan motif maupun identitas para pelaku.
“Dari lokasi kejadian, kami menyita sejumlah barang bukti berupa dua sepeda motor, empat anak panah, dan satu bilah pisau,” ujar Lutfi.
Lutfi merinci, korban berinisial SR mengalami luka di bagian punggung yang diduga akibat anak panah. Korban lainnya, RSA, mengalami luka sobek di sejumlah bagian tubuh, termasuk kepala, pinggang, siku, dan jari tangan.
“Adapun korban AZ mengalami luka di bagian kepala dan betis,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan sementara saksi, peristiwa bermula saat korban AZ melintas dari arah selatan ke utara dan diduga diserang oleh sekelompok orang. Rekan korban yang mengemudikan sepeda motor berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
Tak lama kemudian, dua korban lain, SR dan RSA, yang melintas di lokasi yang sama terjatuh setelah menabrak kendaraan di sekitar kerumunan. Keduanya kemudian diduga turut menjadi sasaran serangan kelompok tersebut.
Polisi menduga jumlah pelaku lebih dari satu orang dan saat ini masih dalam proses identifikasi. “Saat petugas tiba di lokasi, para pelaku disebut telah melarikan diri,” ucap Lutfi.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut. Ia juga menyebut kepolisian masih menunggu laporan resmi dari pihak korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....