Polisi Ungkap Sindikat Pencurian Lintas Kecamatan

  • 25 Mar 2026 16:16 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Kepolisian Sektor Moyo Hilir berhasil mengungkap sindikat pencurian lintas kecamatan yang selama ini meresahkan masyarakat. Dua terduga pelaku berinisial MW (26) dan YA (23) ditangkap di Dusun Senampar, Desa Sebewe, Kecamatan Moyo Utara, Selasa 24 Maret 2026 siang.

Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Moyo Hilir Iptu Husni, Rabu 25 Maret 2026, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan warga terkait hilangnya ternak dan sejumlah barang elektronik di wilayah Kecamatan Moyo Hilir.

Menindaklanjuti laporan itu, tim Unit Reskrim Polsek Moyo Hilir segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku. Keduanya kemudian diamankan di kediaman salah satu pelaku tanpa perlawanan.

"Proses penangkapan sempat menyita perhatian warga setempat yang berdatangan ke lokasi," ujarnya.

Untuk mengantisipasi potensi tindakan main hakim sendiri, petugas langsung mengevakuasi kedua terduga pelaku ke Mapolsek Moyo Hilir.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga hasil kejahatan, antara lain empat ekor ayam betina, satu unit laptop, serta satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana operasional.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku diduga merupakan bagian dari jaringan pencurian lintas kecamatan. Mereka diketahui kerap beraksi di wilayah Kecamatan Moyo Hilir dan Kecamatan Unter Iwes. Salah satu aksinya yakni pencurian satu unit laptop dan dua tabung gas di sebuah rumah kos di Desa Nijang.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku memanfaatkan kondisi rumah atau bangunan yang ditinggal penghuninya. Setelah memastikan situasi aman, pelaku kemudian masuk dan mengambil barang-barang berharga.

Saat ini, lanjut Husni, kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kepolisian juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain serta keterlibatan pelaku tambahan dalam jaringan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....