Eks Kuasa Hukum Radiet Blokir Bukti untuk Tim Hotman Paris
- 03 Mar 2026 08:10 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Konflik terbuka mewarnai pergantian tim pembela terdakwa kasus pembunuhan Pantai Nipah, Radiet Adriansyah. Kuasa hukum lama dari Internasional Law Firm bukan hanya mundur, tetapi juga secara tegas memblokir akses tim baru terhadap seluruh dokumen dan bukti yang telah mereka kumpulkan.
Sikap itu otomatis menutup jalan bagi tim yang kini diperkuat Hotman Paris Hutapea untuk menggunakan materi pembelaan lama dalam persidangan.
Direktur Internasional Law Firm, Prof. Zainal Asikin, menyatakan penolakan tersebut sebagai garis batas profesional yang tidak bisa dinegosiasikan.
“Sangat menolak (kami memberikan bukti yang dikumpulkan). Karena apa? Jangan menumpang di kerja orang lain, di keringat orang lain. Kerjalah sendiri mencari fakta itu, mencari dokumen, mencari bukti,” ungkapnya, Senin 2 Maret 2026.
Ia menilai keputusan keluarga menunjuk tim baru telah memutus seluruh kerja hukum yang sebelumnya dibangun. Strategi pembelaan yang telah disusun, menurutnya, bukan lagi bagian dari proses hukum Radiet saat ini.
Internasional Law Firm mengklaim telah menyiapkan argumentasi dan bukti yang siap diuji di persidangan. Namun dengan mundurnya lembaga tersebut, seluruh materi dipastikan tidak akan dialihkan ke tim baru maupun dibuka ke publik.
“Internasional Law Firm kini memilih untuk menarik diri sepenuhnya demi menjaga nama baik lembaga,” kata Prof. Asikin.
Prof Asikin menegaskan sejak saat ini pihaknya tidak lagi memiliki keterlibatan dalam perkara tersebut, meskipun secara pribadi tetap mendukung Radiet. “Saya tutup buku tapi secara moral saya tetap dukung. Tapi jangan usik-usik lagi kami,” ujarnya.
Pergantian tim pembela terjadi setelah keluarga Radiet mendatangi Hotman Paris di Jakarta pada akhir Februari 2026. Langkah itu kemudian berlanjut dengan pendampingan ke Komisi III DPR RI pada 26 Februari 2026 untuk menyuarakan dugaan kejanggalan dalam penanganan perkara kematian Ni Made Vaniradya di Pantai Nipah, Lombok Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....