Polisi Selidiki Penemuan ABK Tergantung di Atas KMP Athayana
- 30 Jun 2026 19:28 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Suasana pagi di Perairan Gilimas, Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Selasa 30 Juni 2026, mendadak berubah duka setelah seorang anak buah kapal (ABK) KMP Athayana ditemukan meninggal dunia saat kapal tengah berlabuh lepas jangkar. Aparat kepolisian kini masih mendalami penyebab pasti peristiwa tersebut.
Korban diketahui bernama Aziz Handrawan (23), warga Dusun Selampang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Penemuan korban sontak mengundang perhatian kru kapal dan pihak terkait yang berada di kawasan pelabuhan.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa laporan pertama diterima personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar sekitar pukul 08.00 Wita.
"Anggota menerima laporan terkait penemuan seorang ABK KMP Athayana dalam kondisi meninggal dunia di atas kapal saat berada di Perairan Gilimas. Saat ini seluruh rangkaian peristiwa masih dalam proses penyelidikan," ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.
Berdasarkan informasi awal, sekitar pukul 07.45 Wita Kepala Cabang Jemla Lembar, Mashuri, menerima telepon dari Kapten KMP Athayana, Mulyono. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa salah seorang ABK ditemukan tergantung di atas kapal.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar bersama Tim Identifikasi (Inafis) Unit Pidum Satreskrim Polres Lombok Barat dan petugas BKK Lembar segera bergerak menuju lokasi menggunakan kapal milik Basarnas.
Setibanya di atas kapal, petugas langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), olah TKP, dokumentasi, serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengumpulkan fakta-fakta yang diperlukan dalam proses penyelidikan.
"Langkah pertama difokuskan pada pengamanan TKP dan pemeriksaan awal. Keterangan para saksi juga sedang dikumpulkan agar penyelidikan berjalan secara menyeluruh," jelas Kombes Kholid.
Setelah proses identifikasi selesai dilakukan, jenazah korban dievakuasi menuju Pelabuhan Lembar sebelum dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB guna menjalani pemeriksaan visum sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Hingga saat ini, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta pendalaman terhadap seluruh keterangan saksi.
Polda NTB mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan proses penanganan perkara ini kepada penyidik hingga seluruh fakta dapat terungkap secara objektif," pungkas Kombes Kholid.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....