Ayam Putih Disembelih, Warga Lobar Desak KPK Miskinkan Harta Hasil Korupsi LAZ
- 23 Jul 2026 13:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Aksi simbolis seorang warga di depan Kantor Bupati Lombok Barat menarik perhatian masyarakat. Aksi tersebut dilakukan dengan menyembelih seekor ayam berwarna putih sebagai bentuk kekecewaan terhadap dugaan praktik korupsi yang tengah menjadi sorotan di daerah tersebut.
Aksi itu berlangsung setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan LAZ sebagai tersangka dalam perkara operasi tangkap tangan (OTT) yang menyita perhatian publik di Lombok Barat.
Warga asal Batulayar, Juna, mengaku sengaja melakukan aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi sekaligus menyampaikan tuntutan agar aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.
"Saya hanya ingin menyampaikan pesan agar para pelaku korupsi yang merugikan masyarakat ditindak tegas. Kami berharap KPK tidak berhenti pada kasus ini saja, tetapi mengusut seluruh dugaan korupsi yang ada di Lombok Barat," ujar Juna. Kamis 23 Juli 2026.
Menurut dia, aksi penyembelihan ayam tersebut bukan dimaksudkan untuk membuat keributan, melainkan sebagai simbol kegelisahan masyarakat terhadap praktik korupsi yang dinilai telah mencederai kepercayaan publik.
Juna juga menyatakan dukungannya terhadap langkah KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi. Ia meminta proses hukum berjalan secara transparan dan seluruh pihak yang terbukti terlibat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan perundang-undangan.
"Kami sangat mendukung KPK dalam menjalankan tugasnya. Kalau memang ada pihak yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi, silakan diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan ada tebang pilih," katanya menegaskan.
Dalam aksinya, Juna beberapa kali menyampaikan seruan agar pemberantasan korupsi dilakukan secara menyeluruh. Ia juga meminta agar aparat penegak hukum tidak memberikan perlakuan khusus kepada siapa pun yang terbukti bersalah.
"Kami datang bukan untuk membuat keributan. Ini aksi simbolis untuk menunjukkan bahwa masyarakat juga memiliki perhatian terhadap pemberantasan korupsi. Kami ingin Lombok Barat bersih dari praktik korupsi," ucapnya.
Ia berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
"Kalau ada yang terbukti bersalah, kami serahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Kami ingin pemberantasan korupsi benar-benar ditegakkan dan masyarakat mendapatkan pemerintahan yang bersih," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....