Bupati Lombok Barat di OTT KPK, PAN NTB Segera Ambil Sikap

  • 20 Jul 2026 18:54 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • DPW PAN NTB akan menggelar rapat internal untuk menentukan sikap resmi terkait dugaan operasi tangkap tangan yang menimpa Ketua DPW PAN NTB Lalu Ahmad Zaini.
  • Wakil Ketua DPW PAN NTB Muhammad Aminurlah menegaskan partai belum mengambil keputusan atau mengeluarkan pernyataan resmi karena masih menunggu hasil pembahasan internal.
  • Lalu Ahmad Zaini merangkap jabatan sebagai Bupati Lombok Barat dan Ketua DPW PAN NTB yang kini terkena dampak kasus dugaan OTT.

RRI.CO.ID, Mataram – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar rapat internal untuk menentukan sikap menyusul kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang menimpa Bupati Lombok Barat sekaligus Ketua DPW PAN NTB, Lalu Ahmad Zaini.

Wakil Ketua DPW PAN NTB, Muhammad Aminurlah dikonfirmasi RRI, Senin 20 Juli 2026, mengatakan partainya belum mengambil keputusan ataupun mengeluarkan pernyataan resmi karena masih menunggu hasil pembahasan internal.

"Nanti kami akan diskusi dulu di internal partai. Setelah itu baru kami sampaikan sikap resmi dan langkah yang akan dilakukan ke depan," kata Muhammad Aminurlah.

Ia menjelaskan, DPW PAN NTB juga akan membahas kemungkinan langkah-langkah organisasi, termasuk konsolidasi pengurus, agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Terkait kemungkinan adanya pendampingan terhadap Ketua DPW PAN NTB, Aminurlah menyebut hal tersebut juga akan menjadi salah satu agenda pembahasan dalam rapat internal partai.

"Semua akan kami rapatkan terlebih dahulu. Setelah ada keputusan, baru kami sampaikan kepada publik," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 19 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Senin 20 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini atau LAZ turut diamankan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, para pihak yang diamankan berasal dari unsur Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan pihak swasta. Salah satu yang diamankan adalah LAZ yang ditangkap di rumah dinasnya pada pagi hari.

"Tim mengamankan 19 orang. Tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Budi dalam konferensi pers di Kantor KPK.

Selain mengamankan para pihak, tim penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan rupiah serta sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....