Parfum Cepat Hilang? Mungkin Selama Ini Kamu Salah Memakainya

  • 26 Mei 2026 16:26 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Sudah menyemprot parfum sebelum keluar rumah, tapi baru beberapa jam berlalu wanginya sudah menghilang? Padahal kamu merasa sudah cukup banyak memakainya. Bahkan kadang sampai menyemprot berkali-kali, berharap aromanya bertahan lebih lama.

Namun hasilnya tetap sama—wangi hanya terasa sebentar, lalu lenyap tanpa jejak. Jika kamu sering mengalami hal ini, masalahnya belum tentu ada pada parfummu. Bisa jadi, selama ini kamu hanya belum tahu cara memakai parfum yang benar.

Banyak orang mengira semakin banyak parfum disemprotkan, semakin lama aromanya bertahan. Faktanya, daya tahan parfum tidak hanya ditentukan oleh kualitas aromanya, tetapi juga oleh cara kamu menggunakannya.

Kabar baiknya, ada beberapa trik sederhana yang bisa membuat parfum bertahan lebih lama tanpa harus menyemprot berulang kali.

  1. Jangan Semprot Parfum di Kulit Kering
    Ini adalah kesalahan paling umum. Kulit yang kering membuat parfum lebih cepat menguap. Aroma memang akan tercium di awal, tapi biasanya tidak bertahan lama. Solusinya sederhana: gunakan pelembap tanpa aroma sebelum menyemprot parfum.
    Kulit yang lembap membantu molekul parfum “menempel” lebih baik, sehingga wanginya bisa bertahan lebih lama sepanjang hari.
  2. Fokus pada Titik Nadi
    Parfum bekerja paling baik saat disemprotkan pada area tubuh yang hangat. Kenapa? Karena panas alami tubuh membantu aroma menyebar secara perlahan. Beberapa titik terbaik untuk menyemprot parfum antara lain:
    - Pergelangan tangan
    - Belakang telinga
    - Leher bagian samping
    - Bagian dalam siku
    - Belakang lutut (terutama jika menggunakan pakaian pendek)
    Area-area ini dikenal sebagai titik nadi, tempat denyut tubuh membantu “menghidupkan” aroma parfum.
  3. Jangan Digosok Setelah Disemprot
    Kebiasaan menggosok kedua pergelangan tangan setelah menyemprot parfum sangat sering dilakukan. Sayangnya, ini justru bisa merusak struktur aroma, terutama aroma awal yang seharusnya berkembang perlahan. Biarkan parfum mengering dengan sendirinya. Jangan ditepuk, apalagi digosok.
  4. Semprotkan Setelah Mandi
    Waktu terbaik memakai parfum adalah setelah mandi, ketika kulit masih bersih dan pori-pori lebih terbuka. Pada kondisi ini, parfum bisa menempel lebih optimal. Jika perlu, keringkan tubuh terlebih dahulu, gunakan pelembap, lalu semprotkan parfum. Ini adalah kombinasi sederhana yang sangat efektif.
  5. Jangan Hanya di Tubuh, Tapi Juga di Pakaian
    Beberapa jenis parfum bisa bertahan lebih lama jika disemprotkan sedikit pada pakaian. Namun hati-hati. Tidak semua bahan kain cocok, dan beberapa parfum bisa meninggalkan noda. Semprotkan dari jarak aman dan hindari kain yang terlalu sensitif.
  6. Simpan Parfum dengan Benar

    Percuma memakai parfum mahal jika penyimpanannya salah. Paparan panas, cahaya matahari, dan udara lembap bisa merusak kualitas aroma. Jangan simpan parfum di kamar mandi atau dekat jendela. Tempat terbaik adalah area sejuk, kering, dan tertutup.

    Parfum yang Tahan Lama Bukan Hanya Soal Produk, Tapi Cara Pakainya. Kadang kita terlalu cepat menyalahkan parfum karena wanginya cepat hilang, padahal yang perlu diperbaiki justru kebiasaan kita sendiri. Dengan teknik yang tepat, parfum bisa menjadi teman setia sepanjang hari—menjaga rasa segar, meningkatkan percaya diri, dan meninggalkan kesan yang sulit dilupakan.

    Jadi sebelum menyemprot lebih banyak besok pagi, coba ubah caramu memakainya. Karena rahasia parfum yang tahan lama… mungkin bukan ada di botolnya, tapi ada di tanganmu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....