Dari Hobi Jadi Profesi, Traveler Creator Lombok Inspiratif

  • 26 Mar 2026 19:11 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Traveler creator Solihin Rahman berbagi perjalanan dari hobi eksplorasi jadi profesi. Angkat hidden gem Lombok, hadapi tantangan konten, dan dorong pariwisata lewat media sosial serta konsistensi berkarya.

RRI.CO.ID, Mataram - Profesi traveler creator kini semakin dikenal, terutama di era media sosial yang serba visual. Tidak hanya berbagi perjalanan, seorang traveler creator juga berperan memperkenalkan destinasi, membangun cerita, hingga menginspirasi orang lain untuk menjelajah tempat baru. Dari sinilah banyak lokasi yang sebelumnya jarang diketahui, perlahan menjadi populer dan diminati.

Pada program Sore Ceria Pro 2 RRI Mataram berbagi pengalaman bersama Solihin Rahman, traveler creator asal Pringgarata, Lombok Tengah. Dalam perbincangan santai tersebut, ia membagikan perjalanan awal hingga akhirnya menjadikan aktivitas eksplorasi sebagai profesi yang kini dijalani dengan penuh konsistensi.

Sejak masih duduk di bangku SMP, Solihin sudah memiliki ketertarikan menjelajahi tempat wisata. Namun, keterbatasan saat itu membuatnya hanya bisa mengunjungi destinasi yang umum. Seiring waktu, ia mulai terinspirasi dari konten kreator lain yang mendokumentasikan perjalanan mereka untuk menginspirasi banyak orang. Momen tersebut menjadi titik balik, apalagi ketika orang tuanya menyarankan agar hobinya dikembangkan menjadi konten yang juga bisa menghasilkan.

Perjalanan sebagai content creator mulai serius ia tekuni sejak tahun 2023, tepat setelah lulus kuliah. Rasa jenuh dari aktivitas sebelumnya membuatnya fokus mengembangkan konten di berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Ia menyadari bahwa setiap platform memiliki karakter audiens yang berbeda. Bahkan, dalam tiga bulan terakhir mencoba Facebook, beberapa videonya berhasil menarik perhatian besar.

Bagi Solihin, Lombok adalah surga tersembunyi. Ia menilai setiap daerah memiliki kekayaan alam luar biasa, terutama destinasi yang belum banyak diketahui orang. Beberapa rekomendasi tempat yang ia bagikan antara lain Air Terjun Tiu Sekeper di Lombok Utara, Pantai Pengempos, serta Aik Berik yang memiliki pemandangan seperti lukisan alami. Di Lombok Tengah, Pantai Semeti dan Pantai Ogoh-Ogoh juga menjadi pilihan menarik, meski akses menuju lokasi cukup ekstrem sehingga disarankan menggunakan guide atau teman berpengalaman.

Untuk liburan keluarga, ia merekomendasikan Pantai Senggigi dan Pantai Kuta Mandalika yang lebih ramah akses. Sementara bagi yang ingin suasana lebih sepi, Pantai Tomang-Omang di Lombok Tengah bisa menjadi pilihan, meski kini mulai berkembang dengan adanya warung dan pedagang.

Sebagai traveler creator, tantangan tentu tidak terhindarkan. Mulai dari menentukan konsep konten, menghadapi rasa malas, hingga proses pengambilan video yang harus dilakukan berulang—terutama saat solo traveling. Editing konten pun membutuhkan mood dan perencanaan matang agar hasilnya maksimal. Meski begitu, ide konten sering kali muncul secara spontan, terutama dari tren di media sosial.

Solihin menekankan pentingnya niat dan konsistensi bagi siapa pun yang ingin memulai sebagai travel creator. Menentukan topik sesuai minat, fokus pada pengembangan diri, serta membangun personal branding menjadi kunci utama. Dukungan perangkat seperti gadget dan aplikasi editing juga menjadi bagian penting dalam proses kreatif.

Lebih dari sekadar hobi, peran travel creator kini terbukti mampu menggerakkan sektor pariwisata. Satu video viral dapat mengangkat destinasi tersembunyi menjadi ramai pengunjung, membuka akses jalan, hingga menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ia berharap ke depan ada dukungan lebih dari pemerintah agar para kreator lokal dapat terus berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan pariwisata Lombok bahkan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....