Istilah Bahasa Sasak dalam Permainan Tradisional
- 28 Sep 2025 19:19 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga jiwa dari sebuah budaya. Dalam podcast Ngantin Yuk! RRI Mataram, Moh. Irwan Efendi, Ketua Majelis Bahasa Sasak Lombok Timur, menyoroti peran penting bahasa Sasak dalam permainan tradisional. Ia mengungkapkan bahwa banyak istilah dalam permainan tradisional yang mulai asing di telinga anak-anak zaman sekarang.
Ambil contoh permainan gasing. Istilah-istilah seperti "ngorong" dan "otak mopon" memiliki makna yang kaya, namun seringkali terlewatkan. Irwan mengajak kita untuk memperkenalkan kembali istilah-istilah ini agar anak-anak dapat memahami filosofi yang terkandung dalam permainan tersebut.
Bahasa Sasak juga hadir dalam nyanyian dan pantun yang mengiringi permainan tradisional. Syair-syair ini mengandung nilai-nilai budaya dan moral yang perlu diwariskan kepada generasi muda.
Narasumber berharap agar permainan tradisional dapat menjadi jembatan bagi anak-anak untuk lebih mencintai bahasa Sasak. Dengan memahami bahasa, mereka akan lebih menghargai warisan budaya mereka.
Podcast ini juga membahas upaya-upaya untuk melestarikan bahasa Sasak, salah satunya adalah dengan memasukkannya ke dalam kurikulum pendidikan. Dengan demikian, anak-anak dapat belajar bahasa Sasak sejak dini dan tumbuh menjadi generasi yang bangga akan identitasnya.
Melestarikan bahasa Sasak berarti melestarikan identitas budaya kita. Bahasa adalah jendela dunia, dan dengan memahami bahasa Sasak, kita dapat lebih memahami budaya dan sejarah kita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....