Waspadai Dampak Roblox, Ortu Wajib Tahu!

  • 06 Agt 2025 09:20 WIB
  •  Mataram
KBRN.Mataram:

Roblox kini tengah menjadi sorotan di Indonesia. Meski populer di kalangan anak-anak, platform gim ini mendapat perhatian serius dari pemerintah karena dinilai memiliki potensi dampak negatif terhadap perkembangan anak. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Angga Raka Prabowo, secara tegas menyatakan bahwa larangan bermain Roblox bagi siswa bukanlah upaya membatasi kreativitas, melainkan langkah perlindungan generasi muda dari paparan konten digital yang tidak sesuai usia. Hal ini senada dengan sikap Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, yang terlebih dahulu melontarkan pelarangan tersebut. “Semangat beliau sama dengan semangat kita. Kita ingin melindungi anak kita dari pengaruh dunia digital,” ujar Wamen Angga Raka di Istana Kepresidenan, Jakarta (5/8/2025).

Mengapa Roblox Dianggap Berbahaya?

Konten Tak Tersaring - Di dalam Roblox, banyak game yang dibuat oleh pengguna (user-generated content) yang tidak terkurasi dengan baik, bahkan mengandung kekerasan dan unsur seksual.

Interaksi Bebas dengan Orang Tak Dikenal - Fitur chatting di Roblox bisa membuka jalan bagi predator online untuk mendekati anak-anak.

Transaksi Mikro dan Risiko Finansial - Tanpa pengawasan, anak-anak bisa dengan mudah melakukan pembelian item yang merugikan secara finansial.

Kecanduan Digital - Beberapa orang tua mengeluhkan anaknya menjadi kecanduan dan malas belajar karena terlalu larut dalam permainan Roblox.


Apa yang Dilakukan Pemerintah?Komdigi telah menyiapkan instrumen perlindungan digital melalui:

Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital

PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak di Dunia Digital (PP Tunas)

Jika ditemukan pelanggaran norma dalam gim seperti Roblox, negara akan bertindak tegas.

Sejumlah warga di Kota Mataram mengungkapkan kekhawatiran yang sama terhadap game Roblox.Lalu Rafiq, seorang ayah dua anak di Mataram Barat mengatakan “Awalnya saya anggap Roblox aman, tapi makin ke sini banyak keluhan soal kontennya. Saya langsung batasi dan dampingi anak saat main.”Sementara itu, Ibu Diah, guru SD di Mataram menambahkan “Anak-anak banyak cerita soal game tembak-tembakan di Roblox. Mereka jadi agresif, suka meniru gaya bicara kasar.”Namun, tidak sedikit juga yang mengakui sisi positif dari game ini—selama dalam pengawasan orang tua. Seperti disampaikan oleh Pak Andi, warga Pagesangan “Anak saya justru belajar bahasa Inggris dari Roblox. Tapi ya harus dikontrol, saya aktif dampingi dia main.”

Tips untuk Orang Tua yang Anaknya Sudah Main Roblox

Cek Rating Usia Gim

Aktifkan Fitur Parental Control

Diskusi Rutin tentang Dunia Digital

Batasi Waktu Bermain

Jadi Contoh Pengguna Digital yang Sehat

Roblox hanyalah satu dari sekian banyak tantangan di era digital. Yang paling penting bukan hanya melarang, tapi mendampingi anak menjelajah dunia digital dengan aman dan sehat. Kolaborasi orang tua, sekolah, dan pemerintah menjadi kunci agar generasi muda kita tidak hanya melek teknologi, tapi juga terlindungi dari sisi gelapnya.

Ingin anak tumbuh cerdas dan aman di era digital? Saatnya bijak memilih gim dan aktif mendampingi mereka di dunia maya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....