Amtenar Rilis “Kembang Dese”, Hidupkan Warisan Abdullah Mahsyar
- 31 Agt 2026 19:06 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Amtenar menghidupkan kembali “Kembang Dese”, karya maestro musik Lombok Alm. Abdullah Mahsyar, dengan sentuhan musikal baru.
- Kolaborasi tiga generasi hadir melalui Amtenar bersama dua cucu sang maestro, Olan Pelita Groove dan Lexa Apprigio.
- “Kembang Dese” resmi dirilis 31 Agustus 2026 sebagai persembahan Amtenar untuk HUT ke-33 Kota Mataram dan dapat didengarkan di berbagai platform streaming musik digital.
RRI.CO.ID, Mataram - Ada karya yang selesai ketika penciptanya tiada. Namun ada pula karya yang justru menemukan kehidupan baru ketika generasi berikutnya memilih untuk merawatnya.
Semangat itulah yang dibawa Amtenar melalui “Kembang Dese”, karya ciptaan maestro musik Lombok, Alm. Abdullah Mahsyar, yang kini diinterpretasikan kembali dalam warna musikal baru. Istimewanya, Amtenar menggandeng Olan Pelita Groove dan Lexa Apprigio, dua cucu sang maestro, dalam kolaborasi yang mempertemukan warisan masa lalu dengan generasi masa kini.
Bagi keduanya, membawakan karya sang kakek bukan sekadar aktivitas bermusik, tetapi menjadi bagian dari upaya menjaga warisan keluarga agar tetap hidup dan dikenang.
“Ada rasa yang berbeda ketika membawakan karya yang diciptakan oleh kakek sendiri. Bagi kami, ini bukan hanya tentang musik, tetapi juga tentang menjaga sebuah warisan agar tetap hidup dan terus dikenang.”
Melalui “Kembang Dese”, Amtenar tidak sekadar menghadirkan kembali sebuah lagu lama. Band ini mencoba membuka ruang agar karya Alm. Abdullah Mahsyar kembali didengar oleh generasi hari ini—bukan sebagai nostalgia semata, tetapi sebagai warisan yang terus tumbuh dan menemukan makna baru.
Pemilihan momentum Dirgahayu Kota Mataram ke-33 juga memiliki makna tersendiri. “Kembang Dese” menjadi persembahan Amtenar bagi Kota Mataram, sebuah kota yang terus berkembang namun tetap dibangun oleh ingatan, karya, dan warisan para pendahulunya.
Dalam satu lagu, tiga generasi bertemu: Alm. Abdullah Mahsyar sebagai pencipta, Olan Pelita Groove dan Lexa Apprigio sebagai pewaris, serta Amtenar sebagai jembatan yang membawanya kembali kepada pendengar masa kini.
“Kembang Dese” — Amtenar feat. Olan Pelita Groove & Lexa Apprigio resmi dirilis 31 Agustus 2026 dan dapat didengarkan mulai hari ini di berbagai platform streaming musik digital.
Sebuah lagu lama kembali pulang.
Kali ini, kepada generasi yang baru.
“Kembang Dese” — persembahan Amtenar untuk Kota Mataram tercinta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....