King Polo, dari Tarkam Lombok ke Film Bapakmu Kiper

  • 29 Agt 2026 10:52 WIB
  •  Mataram

RRI CO.ID, Mataram — Pemain sepak bola tarkam asal Lombok, Supriyandi atau yang dikenal dengan nama King Polo, mendapat kesempatan menjajal dunia perfilman melalui film Bapakmu Kiper. Debut tersebut menjadi pengalaman baru bagi King Polo yang selama ini lebih dikenal sebagai pemain sepak bola antarkampung (tarkam).

King Polo mengaku kesempatan bermain dalam film tersebut bermula dari aktivitasnya sebagai pemain tarkam. Penampilannya di lapangan rupanya menarik perhatian sejumlah pihak yang berkecimpung di industri film.

"Berawal dari ayah kita itu, Agen Agung, sering kali dilihat sama bos-bos yang buat film juga, akhirnya dilirik," ujar King Polo, disela-sela Gala Premiere Lombok Film Bapakmu Kiper di XXI LEM Studio I, Jumat 28 Agustus 2026.

Ia mengaku bangga mendapat kesempatan tampil dalam film tersebut. Selain menjadi pengalaman baru, keterlibatannya dalam Bapakmu Kiper juga diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan namanya kepada masyarakat lebih luas.

King Polo mengatakan kemampuan bermain sepak bola sudah dimilikinya sejak kecil. Ia menyebut dirinya sebagai pemain tarkam yang memiliki bakat alam dan hingga kini masih aktif berkeliling mengikuti berbagai pertandingan.

Salah satu event terbesar yang pernah diikutinya adalah X-Series. Menurut King Polo, ajang tersebut merupakan salah satu event sepak bola terbesar di Indonesia yang mempertemukan pemain lokal dengan pemain dari berbagai negara.

Meski terbiasa menjalani aktivitas di lapangan, King Polo mengaku pengalaman syuting film memiliki tantangan tersendiri. Ia harus menyesuaikan diri dengan proses produksi yang membutuhkan pengulangan adegan berkali-kali.

"Kalau di syutingnya tidak ada kendala dan berat, karena kita bermain sama pelawak-pelawak kita di Indonesia ini," katanya.

Ia juga mengaku kagum dengan para pekerja film dan artis Indonesia yang harus menjalani proses syuting sejak pagi hingga pagi kembali.

"Biasanya kita pulang tarkam itu pulang main begadang, tapi ini syuting luar biasa. Saya salut sama artis-artis kita di Indonesia ini, pergi pagi pulang pagi, sangat luar biasa," ujar King Polo.

Dalam proses syuting, King Polo juga mendapat arahan dan latihan untuk menjalankan adegan. Menurut dia, satu adegan bisa diulang beberapa kali hingga mendapatkan hasil yang diinginkan.

Untuk urusan kedekatan selama berada di lokasi syuting, King Polo menyebut Cemen sebagai salah satu artis yang paling dekat dengannya. Dalam film tersebut, keduanya juga terlibat dalam adegan sebagai lawan.

Meski baru pertama kali terjun ke dunia akting, King Polo membuka peluang untuk kembali bermain film apabila mendapat tawaran pada masa mendatang.

"Siapa tahu mungkin ada tawaran lagi. Insyaallah kita usahakan," katanya.

King Polo juga mengajak masyarakat Lombok untuk menyaksikan Bapakmu Kiper. Ia berharap film tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para penggemarnya di Lombok.

"Jangan lupa buat teman-teman Lombok di mana pun berada, jangan lupa tanggal 3 September harus hadir, bawa pacar, bawa teman, keluarga," pesannya.

Pria yang memiliki nama asli Supriyandi itu lahir di Apitai, Kecamatan Pringgabaya, pada 17 Februari 1999. Saat ini, ia mengaku belum tergabung dalam klub tertentu dan masih aktif bermain sepak bola secara berpindah-pindah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....