Satbinmas Polres Bima Kabupaten Ajak Pelajar Jauhi Kenakalan Remaja dan Bullying
- 28 Agt 2026 16:05 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima – Mencegah kenakalan remaja sejak dini, Satbinmas Polres Bima Kabupaten Polda NTB terus mendekatkan diri dengan kalangan pelajar melalui edukasi dan sosialisasi keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Upaya tersebut kembali dilakukan empat personel Satbinmas dengan menyambangi SMAN 1 Belo, Kamis 27 Agustus 2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah bukan sekadar memberikan imbauan, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan para pelajar agar mereka memahami berbagai risiko yang dapat menghambat masa depan.
Dalam penyuluhannya, Aiptu Imran mengajak siswa untuk menjauhi sejumlah perilaku negatif, mulai dari perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran, balap liar hingga penggunaan media sosial secara tidak bijak.
“Masa remaja merupakan periode penting yang harus dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi,” pesan Aiptu Imran kepada para siswa.
Menurutnya, lingkungan pergaulan dan perkembangan media sosial membawa tantangan tersendiri bagi generasi muda. Karena itu, para pelajar dituntut mampu memilah pergaulan serta menggunakan media sosial secara cerdas dan bertanggung jawab.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diberi ruang untuk berdialog dan menyampaikan pertanyaan mengenai berbagai persoalan yang kerap mereka hadapi, baik di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari.
Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri membangun kesadaran generasi muda agar mampu menjadi pelajar yang disiplin, berprestasi dan memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Selain memberikan edukasi kepada pelajar, personel Satbinmas juga mengingatkan petugas keamanan atau satpam sekolah agar melaksanakan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab dan turut berperan menciptakan lingkungan sekolah yang aman.
“Keamanan sekolah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara pihak sekolah, pelajar, masyarakat dan kepolisian perlu terus diperkuat,” jelas Adib.
Ia menambahkan, pendekatan edukatif kepada pelajar diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan kondusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....