Festival Begawe Beleq Digelar, Taman Budaya NTB Siapkan Jadi Agenda Tahunan

  • 22 Agt 2026 13:43 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Festival Begawe Beleq untuk pertama kalinya resmi digelar di Taman Budaya Nusa Tenggara Barat setelah dibuka oleh Kepala Taman Budaya Nusa Tenggara, Lalu Suryadi Mulawarman, S.Sn., M.M., Jumat malam 21 Agustus 2026. Festival yang baru pertama kali diselenggarakan pada tahun 2026 ini diharapkan menjadi program unggulan sekaligus agenda rutin tahunan Taman Budaya NTB.

Selama ini, kegiatan dengan konsep yang menyatukan berbagai unsur seni, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM belum pernah digelar.

Dalam sambutannya, Lalu Suryadi Mulawarman mengatakan Festival Begawe Beleq merupakan upaya mempertemukan pelaku seni, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM dalam satu ruang yang sama. Melalui kegiatan tersebut, Taman Budaya ingin memberikan ruang ekspresi sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Insya Allah ini akan menjadi program unggulan dan agenda rutin penyelenggaraan Taman Budaya,” ujarnya.

Festival Begawe Beleq berlangsung selama lima hari hingga Selasa, 25 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan 15 komunitas yang terdiri atas pelaku UMKM, ekonomi kreatif, sanggar seni, dan komunitas budaya dari Pulau Lombok maupun Sumbawa.

Menurut Suryadi, kegiatan serupa perlu terus diperbanyak agar para seniman, budayawan, pelaku UMKM, dan ekonomi kreatif memiliki ruang untuk berkarya sekaligus berinteraksi dengan masyarakat. Ia berharap Taman Budaya NTB dapat menjadi pusat aktivitas seni dan budaya yang selalu ramai dikunjungi.

Antusiasme masyarakat terhadap festival ini juga terlihat sejak malam pembukaan. Banyak pengunjung hadir untuk menyaksikan berbagai pertunjukan yang ditampilkan oleh komunitas seni dan budaya. Tingginya minat masyarakat tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Taman Budaya NTB.

“Komunitas ini sangat senang karena pemerintah memberikan ruang, kesempatan, waktu, dan tempat kepada mereka pada event kesenian dan kebudayaan seperti ini. Artinya, dari mereka untuk mereka,” katanya.

Beragam pertunjukan ditampilkan dalam festival ini, mulai dari kesenian tradisional, kreasi, modern hingga kontemporer. Melalui festival tersebut, Taman Budaya NTB berupaya melakukan transformasi dalam pelestarian seni budaya dengan tetap menjaga nilai-nilai tradisi sekaligus mendorong pengembangan dan inovasi.

“Di sini kita mencoba melakukan transformasi bahwa kesenian tradisi tetap kita lestarikan, tetapi harus terus dikembangkan,” tambahnya.

Selain menikmati pertunjukan seni dan budaya, pengunjung juga dapat mencicipi berbagai kuliner dan jajanan yang dijajakan para pelaku UMKM di area luar ruang Taman Budaya NTB. Suasana santai dengan konsep duduk bersila di area terbuka menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir.

Pembukaan Festival Begawe Beleq turut dihadiri Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan, Ketua Balai Bahasa NTB, perwakilan Museum NTB, Dinas Kebudayaan Provinsi NTB, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, RRI Mataram, TVRI NTB, serta para seniman, budayawan, dan mahasiswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....