Godzilla Minus Zero Kembali, New York Jadi Target

  • 16 Apr 2026 14:52 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kabar terbaru datang untuk para penggemar film Monster/Kaiju. First look trailer Godzilla Minus Zero akhirnya dirilis oleh Toho dan langsung menarik perhatian karena menghadirkan nuansa yang lebih gelap dan emosional. Sejak awal cuplikan, trailer ini sudah memberi kesan bahwa kisahnya tidak sekadar tentang kehancuran, tetapi juga tentang trauma dan perjuangan manusia untuk bangkit dari ancaman yang datang.

Dilansir dari laman resmi Godzilla.com, dikonfirmasi kembalinya dua karakter utama, yakni Noriko Oishi yang diperankan oleh Minami Hamabe dan Koichi Shikashima yang diperankan oleh Ryunosuke Kamiki. Cerita film ini sendiri akan berlatar tahun 1949, melanjutkan kisah keduanya setelah peristiwa sebelumnya yang penuh luka dan kehilangan.

Pada trailer ini menggambarkan keadaan Jepang yang masih berusaha bangkit dari kehancuran yang diakibatkan oleh Godzilla. Dikutip dari Variety.com, suasana dalam trailer memperlihatkan kondisi pascaperang yang belum sepenuhnya pulih, namun kembali dihantui ancaman baru yang lebih besar. Musik latar yang dramatis serta visual kota yang porak-poranda semakin menegaskan bahwa konflik kali ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga emosional tanpa henti.

Menariknya, menurut The Hollywood Reporter.com, sutradara Takashi Yamazaki kembali menghadirkan pendekatan yang realistis dan sangat mendalam. Godzilla ditampilkan dengan kekuatan yang semakin besar, bahkan ada indikasi bahwa makhluk ini beregenerasi menjadi bentuk yang lebih kuat daripada sebelumnya.

Salah satu detail yang paling mencuri perhatian adalah indikasi lokasi baru dalam cerita. Trailer memberi sinyal kuat bahwa kota New York akan menjadi salah satu latar utama. Hal ini memicu rasa penasaran sekaligus nostalgia, mengingat terakhir kali Godzilla muncul di kota tersebut adalah pada film Godzilla 1998. Kini, ancaman tersebut tampaknya kembali dengan skala yang jauh lebih besar.

Dalam analisis YouTube DangerVille (kanal yang membahas dinosaurus dan kaiju), terlihat adanya keterlibatan militer Amerika yang mengisyaratkan penggunaan teknologi berbahaya, termasuk kemungkinan senjata eksperimental seperti Oxygen Destroyer. Pada tayangan menampilkan adegan Koichi Shikashima yang menerbangkan pesawat di tengah puing-puing yang melayang, mengindikasikan adanya fenomena anomali gravitasi. Bahkan, muncul teori mengenai kehadiran King Ghidorah sebagai musuh utama. Dugaan ini didasarkan pada efek anti gravitasi, kilatan cahaya emas di poster, serta judul film “Minus Zero” yang dianggap memiliki keterkaitan. Detail-detail ini membuat ancaman dalam film terasa lebih kompleks, tidak hanya sekadar pertarungan manusia melawan Godzilla.

Secara visual, film ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih imersif. Film Godzilla Minus Zero direkam menggunakan kamera digital bersertifikasi IMAX dan dioptimalkan khusus untuk layar lebar. Artinya, setiap langkah Godzilla, setiap dentuman, hingga momen kehancuran dibuat terasa lebih nyata dan intens bagi penonton.

Film Godzilla Minus Zero dijadwalkan rilis di Jepang pada 3 November 2026 dan secara global pada 6 November 2026. Dengan pendekatan cerita yang lebih emosional dan skala ancaman yang semakin luas, film ini menjadi salah satu yang paling dinantikan tahun ini. (RRI/Aldi W)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....