Aliansi Machiavellian: Mengapa Partner Drama Queen Tetap Bertahan?

  • 03 Apr 2026 08:36 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Mengapa seseorang tetap bertahan dalam aliansi toksik meski penuh pengkhianatan? Simak analisis psikologi tentang fenomena Machiavellianism.

RRI.CO.ID, Mataram - Dalam panggung sosial, kita sering menjumpai anomali: seorang partner yang di depan publik tampak memusuhi si Drama Queen, namun di balik layar justru menjadi sekutu paling setia. Fenomena ini bukan sekadar drama pertemanan, melainkan sebuah bentuk Aliansi Machiavellian.

Individu dengan kecenderungan Machiavellianisme memandang hubungan sebagai instrumen pencapaian tujuan. Menurut Richard Christie dan Florence Geis dalam studi fundamental mereka, Studies in Machiavellianism, karakter ini cenderung manipulatif dan menomorsatukan utilitas di atas moralitas. Si partner sering kali berperan sebagai "musuh" di depan orang banyak sebagai strategi reputation management agar ia tidak terlihat "kotor" oleh perilaku drama pasangannya, namun tetap bisa memetik keuntungan dari kerja sama rahasia mereka.

Secara ilmiah, ini dijelaskan melalui Social Exchange Theory. Sosiolog George Homans menekankan bahwa individu akan bertahan dalam hubungan yang penuh tekanan asalkan "insentif strategis" yang didapat lebih besar daripada biaya emosionalnya.

Secara kognitif, individu dalam hubungan ini sering terjebak dalam Sunk Cost Fallacy. Mereka merasa sudah menginvestasikan terlalu banyak waktu, rahasia, dan energi ke dalam aliansi ini. Meskipun orang lain mulai curiga, si partner merasa tanggung jika harus berhenti di tengah jalan. Ia merasa masih memiliki "kontrol" atas si Drama Queen, tanpa menyadari bahwa ia sendiri pun sedang dikendalikan oleh situasi tersebut.

Mengapa mereka tidak peduli meski publik mulai curiga? Dr. Martha Stout dalam bukunya The Sociopath Next Door menjelaskan bahwa bagi kepribadian tertentu, penilaian publik hanyalah gangguan kecil dibandingkan kepuasan memegang kendali. Mereka sering terjebak dalam Mutual Blackmail—situasi di mana keduanya saling memegang rahasia fatal, sehingga berkhianat secara total justru akan menghancurkan kedua belah pihak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....