Mengatur Waktu setelah Liburan agar Tidak Stres

  • 31 Mar 2026 10:14 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Masa liburan Lebaran yang telah usai sering kali menyisakan tantangan tersendiri bagi masyarakat saat kembali ke rutinitas. Perubahan dari suasana santai ke aktivitas yang padat dapat memicu stres jika tidak diantisipasi dengan baik.

Berbagai lembaga kesehatan menegaskan bahwa masa transisi setelah liburan membutuhkan perhatian khusus. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan pentingnya tidur berkualitas, aktivitas fisik ringan, dan manajemen stres sebagai kunci menjaga kebugaran dan produktivitas sehari-hari (WHO, 2023).

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa kelelahan akibat perubahan pola hidup dapat menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko sakit jika tidak diimbangi dengan istirahat yang cukup dan pola hidup bersih serta sehat (Kemenkes RI, 2022).

Pendekatan istirahat yang seimbang, baik fisik maupun mental, terbukti membantu tubuh beradaptasi kembali ke rutinitas sekolah atau kerja tanpa tekanan berlebih. Dengan pola tidur teratur, asupan gizi seimbang, serta aktivitas fisik ringan, tubuh akan kembali fit secara alami dan berkelanjutan.

Selain itu, menentukan skala prioritas juga menjadi kunci. Dahulukan pekerjaan yang paling penting dan mendesak, sementara tugas lainnya dapat diselesaikan secara bertahap.Mengatur waktu istirahat di sela aktivitas juga tidak kalah penting. Istirahat yang cukup dapat membantu menjaga konsentrasi serta mencegah kelelahan berlebih yang berpotensi menimbulkan stres.

Di samping itu, menjaga pola hidup sehat seperti tidur cukup, makan teratur, dan berolahraga ringan dapat membantu menjaga keseimbangan fisik dan mental.Dengan manajemen waktu yang baik, masyarakat dapat kembali menjalani rutinitas dengan lebih tenang dan terhindar dari stres berlebihan setelah liburan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....