Pantai Beraringan Jadi Magnet Lebaran Topat, Warga Tumpah Ruah Nikmati Hiburan

  • 30 Mar 2026 04:49 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Ribuan warga memadati Pantai Beraringan saat perayaan tradisi Lebaran topat yang digelar sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri, Sabtu 28 Maret 2026. Suasana pantai yang biasanya tenang berubah menjadi pusat keramaian, dipenuhi masyarakat yang datang bersama keluarga untuk menikmati momen kebersamaan.

Perayaan tahun ini terasa lebih semarak dengan adanya hiburan musik live yang menghadirkan penyanyi dangdut lokal. Dengan tiket masuk yang terjangkau, hanya Rp10 ribu, pengunjung tidak hanya menikmati panorama pantai, tetapi juga suguhan hiburan yang menambah suasana menjadi lebih meriah.

Panitia kegiatan, Eza Ibrahim, mengatakan bahwa acara tersebut digelar secara swadaya oleh masyarakat setempat sebagai bentuk partisipasi dalam melestarikan tradisi Lebaran topat.

“Kegiatan ini kami selenggarakan secara mandiri bersama warga. Kami menghadirkan artis lokal untuk menghibur pengunjung yang datang menikmati ketupat di pantai,” ujarnya.

Menurut Eza, tradisi Lebaran topat memang identik dengan kegiatan berkumpul di ruang terbuka, khususnya di kawasan pantai. Momentum ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian libur panjang setelah bulan Ramadan sekaligus ajang mempererat silaturahmi antarwarga.

“Setiap tahun pantai selalu menjadi pilihan utama masyarakat. Selain untuk bersantai, ini juga bagian dari tradisi yang sudah turun-temurun,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah desa serta telah mengantongi izin dari pihak kepolisian, sehingga pelaksanaan acara berjalan lancar dan kondusif.

Antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya jumlah pengunjung yang memadati area pantai sejak pagi hingga sore hari. Selain menikmati hiburan, warga tampak membawa bekal ketupat dan berbagai hidangan khas untuk disantap bersama keluarga.

Salah seorang pengunjung, Teno Usmanto, mengaku sangat menikmati suasana perayaan tahun ini. Menurutnya, kehadiran hiburan musik menjadi nilai tambah yang membuat pengalaman Lebaran topat semakin berkesan.

“Kami sangat terhibur. Bisa makan ketupat bersama keluarga sambil menikmati musik dangdut, suasananya jadi lebih hidup,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa selain Pantai Beraringan, sejumlah lokasi wisata lain di Lombok Utara turut dipadati pengunjung. Namun, kawasan pantai tetap menjadi favorit masyarakat dalam merayakan tradisi tersebut.

Perayaan Lebaran topat di Lombok Utara tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga berpotensi mendorong sektor pariwisata lokal melalui meningkatnya kunjungan masyarakat ke destinasi wisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....