Mengejutkan Pengakuan Erni dan Hendri Soal Honor Pertama

  • 31 Okt 2025 17:33 WIB
  •  Mataram

KBRN,Mataram: Siapa sangka perjalanan karir penyanyi Sasak Erni Ayu Ningsih, atau yang akrab disapa Erni, dimulai dari honor yang sangat kecil? Dalam podcast Ngantin Yuk” RRI Mataram yang dipandu Dika Swara dan Omink Chan, Erni menceritakan pengalaman pertamanya menerima bayaran sebagai penyanyi.

Video Lengkapnya.. Dengerin Cerita Mba Erni Ayuningsih Jadi Lebih Tau di Balik Kiprahnya

“Kalau aku, honor pertama itu cuma Rp50.000,” ungkap Erni sambil tertawa. Bayaran itu didapatnya dari satu acara panggung yang berlangsung dari malam hingga tengah malam, dari jam 8 sampai jam 12. Meski nominalnya kecil, Erni mengaku lebih banyak merasakan senangnya bisa menyanyi daripada menghitung-hitung uangnya.

Erni menambahkan, waktu itu ia masih sangat muda dan jarang diperbolehkan keluar malam oleh orang tuanya. Namun karena lagu Terunusah sedang meledak, ia tetap diajak tampil. “Waktu itu aku dipingit di rumah, tapi orang-orang tahu aku penyanyi, ya udah akhirnya aku ikut manggung,” kenangnya.

Yang membuat cerita ini lebih menarik, bayaran Rp50.000 itu diberikan dalam bentuk uang kertas kecil yang jumlahnya bikin Erni terkejut. “Dikasih dibuka tuh, semua seribuan dan lima ratusan, nggak ada amplop resmi. Ya Allah, astagfirullah!” ujarnya sambil tertawa. Pengalaman ini menjadi kenangan manis sekaligus lucu bagi Erni.

Sementara itu, Hendri juga berbagi pengalaman serupa. Ia menceritakan bahwa di awal karirnya sebagai model video klip lagu-lagu Sasak, kadang ia tidak dibayar sama sekali. “Sering nggak dibayar, bahkan untuk rekaman juga kadang nggak dibayar,” katanya.

Meski begitu, ia tetap menjalani semuanya karena senang berkarya dan belajar dari pengalaman.

Hendri juga mengingat masa-masa sulit ketika ia harus menanggung biaya sendiri, seperti sewa motor dan bensin, untuk bisa sampai ke lokasi manggung atau rekaman. Meski kecil, pengalaman itu menurutnya adalah bagian dari perjuangan awal yang membentuk mentalnya hingga kini.

Erni menambahkan, pengalaman honor kecil itu justru menjadi pelajaran penting bagi generasi baru penyanyi dan model video klip. “Sekarang anak-anak baru kadang hitung-hitung bayaran dulu, padahal kita dulu malah nggak dibayar. Itu salah satu penopang semangat kami dulu,” ujarnya.

Hendri pun setuju. Ia mengingat audisi pertamanya untuk menjadi model dan penyanyi, yang membawanya mendapatkan bayaran pertama Rp150.000, sekaligus pengalaman berharga untuk masuk ke industri musik Sasak.

“Dulu kami dicoba dulu di kaset-kaset lain, baru kalau sukses baru masuk album resmi,” katanya.

Pengalaman ini membuat Erni dan Hendri menyadari bahwa suka duka di awal karir adalah bagian dari perjalanan yang harus dijalani. Dari honor kecil hingga tantangan rekaman dan panggung, keduanya tetap memupuk semangat berkarya.

“Yang penting tetap senang, tetap belajar, dan nikmati prosesnya,” tutup Erni dengan senyum penuh kenangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....